Papua No.1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Harga bawang merah dan bawang putih masih berfluktuasi. Transaksinya juga tidak seramai sebelum pandemi Covid-19.
“Harga bawang merah, Rp40 ribu hingga Rp45 perkilogram, dan bawang putih, Rp25 ribu hingga Rp35 perkilogram. Harganya naik sedikit dalam beberapa hari ini,” kata Lis, pedagang di eks Pasar Lama Sentani, Kamis (3/9/2020).
Dia mengaku daya beli masyarakat terhadap dua komoditas tersebut menurun drastis. Itu apalagi, lokasi tempat mereka berjualan sempat dikategorikan sebagai zona merah penyebaran virus korona di Kabupaten Jayapura.
“Pembeli takut berbelanja sehingga pendapatan jadi menurun. Sebelum pandemi, saya bisa dapat Rp3 juta hingga Rp5 juta sehari, tetapi sekarang tidak menentu. Susah dipastikan,” kata Lis.
Bawang merah maupun putih yang dijual Lis didatangkan dari Jawa. Sebagaimana pedagang lain, dia juga membatasi pembelian selama pandemi agar tidak merugi.
“Bergantung stok dari petani di Jawa juga. Kalau panen mereka banyak dan bagus, kami biasa ambil (beli) banyak. Saya saat ini membeli masing-masing 25 kilogram bawang merah dan putih. Harganya sekitar Rp750 ribu,” jelas Lis, yang setiap hari berjualan dari pagi hingga sore tersebut.
Membatasi jumlah barang dagangan juga diterapkan Ipul. Pedagang sayur keliling itu tetap membatasi stok walaupun bawang merah dan bawang putih mulai naik harganya.
“Saya tidak begitu (berani) menjual banyak. Paling 2-3 kilogram untuk dijual kembali secara eceran seharga Rp5 ribu hingga Rp10 ribu sekantong,” ucap Ipul. (*)
Editor: Aries Munandar






