Papua No. 1 News Portal | Jubi
Merauke, Jubi- Salah satu petani orang asli Papua (OAP) di Kabupaten Merauke, Romanus Mbaraka mengklaim telah membuka lahan seluas 25 hektar dari luasan seluruhnya 50 hektar di Kampung Sarsang, Distrik Tanah Miring untuk areal persawahan sekaligus ditanami padi.
Kini kegiatan panen dengan menggunakan harvester combine sedang berlangsung. Lalu hasil gabah yang didapatkan juga diklaim sangat memuaskan.
Saat dihubungi Jubi melalui telpon selulernya Sabtu (2/5/2020), Romanus Mbaraka yang juga mantan Bupati Merauke periode 2011-2016 silam itu mengakui kegiatan panen sedang dilakukan. “Sudah beberapa hari terakhir panen sedang berlangsung,” ungkapnya.
Kegiatan panen, menurutnya, menggunakan peralatan. Sehingga diperkirakan seminggu ke depan, sudah selesai panen. Untuk satu hektar, sekitar 8 ton gabah didapatkan.
“Kenapa saya katakan demikian, karena umumnya hasil tanam berhasil baik. Tidak ada serangan hama dan lain-lain,” katanya.
Ditanya sasaran penjualan nanti, Romanus mengaku, selain ke Badan Urusan Logistik (Bulog) Merauke melalui para mitra, juga ke teman-teman lain di luar Papua yang membutuhkan.
Kabulog Sub Divre Merauke, Djabiruddin mengatakan, pihaknya siap menyerap semua beras maupun gabah dari petani. Berapapun banyaknya mereka siap membeli. “Kita siap membeli sebanyak-banyaknya melalui para mitra kerja yang telah dipercayakan selama ini,” ujarnya. (*)
Editor : Syam Terrajana
