30 perempuan berlaga di pemilu PNG 2017

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Moresby, Jubi – Tiga puluh orang akan didukung oleh partai-partai politik untuk maju berlaga di pemilu nasional Papua Nugini.

Hal ini diungkapkan oleh Pendaftar Partai Politik Dr Alphonse Gelu, Selasa (7/3/2017) pada sidang tahunan parlemen untuk perempuan yang diluncurkan jelang pemilu tahun ini.  

Dia mengatakan empat partai sudah mengindikasikan mereka bersedia mendorong kandidat perempuan dalam pemilu ini. Satu partai politik, Pangu mengumumkan minggu lalu pihaknya akan mendukung Dulcie Somare-Brash untuk kursi di Wilayah Sepik Timur yang dikosongnya oleh ayahnya sendiri Sir Michael Somare.

Dr Gelu mengatakan tidak ada hukum yang memaksakan partai politik mendukung kandidat perempuan, namun lembaganya bersikeras agar mereka harus mengikutsertakan perempuan. Ada tiga perempuan di 111 kursi parlemen saat ini, yakni Gubernur Pegunungan Timur Julie Soso, anggota dewan Sohe Delilah Gore dan anggota dewan Lae Open Loujaya Kouza.

Menurut Gelu dalam UU Organik yang telah direvisi terkait integritas partai politik dan komisi kandidat, perubahan UU termasuk partai-partai mendorong 10 persen kuota terhadap kandidat perempuan.

Banyak diantara mereka baru saja masuk parlemen sehingga tidak tahu bagaimana sistem parlemen bekerja. “Sebagian besar mereka belajar dan mengalami kemajuan saat duduk di parlemen,” ujarnya.  

Seiring dengan itu, Oposisi PNG berkomitmen bekerjasama dengan United Nation’ Women dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyuarakan kesetaraan gender dan isu-isu hak perempuan di negeri itu, ujar Don Poyle pemimpin Oposisi,

Polye mengatakan sambil memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada Rabu (8/3), bahwa “sebagai ayah dari para anak perempuan, saya selalu keras mengadvokasi dihancurkannya hambatan atas kesetaraan gender dan hak-hak perempuan.” (*)

Related posts

Leave a Reply