
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Wamena, Jubi – Setelah dilakukan pembersihan terhadap pertokoan, rumah-rumah dari puing-puing kebakaran, kini giliran bangunan sekolah-sekolah yang ada di sejumlah wilayah di Jayawijaya turut dibersihkan serta dibenahi.
Terdapat 19 sekolah yang dibersihkan sejumlah relawan, warga pribumi, pemerintah daerah serta aparat TNI dan Polri pada Jumat (4/10/2019).
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengatakan, hal ini dilakukan agar sekolah kembali dapat dibuka pada Senin (7/10/2019). Pemda juga membawa tukang untuk melihat kerusakan sehingga bisa langsung diperbaiki.
“Hari ini 19 sekolah yang kami upayakan pembersihan, mulai dari TK hingga SMA/SMK yang ditargetkan besok (Sabtu) selesai,” kata Banua di Wamena.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wamena, Yemima Kopeu mengatakan saat kejadian 23 September banyak kaca jendela, meja dan lemari arsip yang rusak di setiap kelas.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah dan keamanan serta masyarakat yang sudah membantu membersihkan sisa kerusakan. Hal ini untuk memulihkan rasah trauma yang dialami guru serta siswa yang mengalami peristiwa,” katanya.
Ia mengaku, hingga kini memang rasa trauma dari guru dan siswa masih ada. Namun sesuai intruksi bupati agar sekolah dibuka kembali Senin depan, ia akan melihat situasi dan tergantung dari kehadiran peserta didik.
“Kami tidak bisa langsung lakukan proses belajar mengajar di kelas, yang paling utama ialah memberikan trauma healing agar secara perlahan guru dan siswa bisa memulihkan rasa traumanya,” katanya. (*)
Editor: Syam Terrajana






