Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi –Chef de Mission Meeting II di Kabupaten Jayapura, Papua, ditutup Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua, Yunus Wonda pada Jumat (9/4/2021) malam. Wonda menyatakan pihaknya menerima berbagai masukan dari peserta Chef de Mission Meeting II.
“Sebagai tuan rumah, tentu banyak hal yang masih harus kita siapkan sebelum katakan ‘kami [siap] 100 persen’. Tapi, kami terus bekerja untuk capai 100 persen,” ujar Wonda.
Menurutnya, para Panitia Besar (PB) PON XX Papua, baik di tingkat provinsi, maupun Sub PB PON XX Papua di tingkat kabupaten telah melihat dinamika yang terjadi dalam Chef de Mission Meeting II. Wonda menyatakan harus ada kebijakan strategis untuk memperkuat kewenangan pemerintah kabupaten/kota penyelenggaran PON untuk memutuskan solusi berbagai kendala pesiapan hajatan olahraga empat tahunan itu.
Baca juga: Delegasi Jateng terkesan kesiapan Papua sebagai tuan rumah PON
“Harga diri ada pada mereka, dan harga diri PON ada pada rakyat Papua. Seluruh Sub PB [PON XX Papua] dan provinsi, mari kita bekerja dengan serius. Tak boleh ada sekat dan kelompok [atau] golongan dalam kepengurusan panitia. Kita harus menjadi tuan runah yang baik dan meyalani [semua kontingen] yang datang,” jelasnya.
Wonda menyatakan pihaknya mungkin tak akan lebih sempurna dari provinsi lain. Akan tetapi, Wonda memastikan Papua akan berusaha berikan yang terbaik dalam menyelenggarakan PON pertama di Indonesia timur itu.
Baca juga: Sumbar dan Maluku dukung kesuksesan PON Papua
“Satu mimpi besar bagaimana membuat Papua sebagai tuan rumah PON XX. Apapun kekurangannya, akan menjadi perhatian dan koreksi bagi kami sebagai tuan rumah. Tidak ada kata mundur lagi, karena seluruh provinsi telah menunjuk Papua sebagai tuan rumah, dan itu kepercayaan besar bagi kami,” ucapnya.
Ketua Kontingen PON Jawa Timur, Irmantara Subagio mengatakan PON XX kali adalah PON bagi seluruh peserta untuk menciptakan prestasi sebanyak-sebanyaknya. Kontingen PON Jawa Timur telah mempersiapkan diri selama tiga tahun, dan optimis akan meraih prestasi terbaik dalam PON XX Papua.
Subagio juga mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan PB PON XX Papua. “Sudah sekian kali kami datang ke Papua. Soal keamanan, kenyamanan di daerah ini, bukan persoalan bagi kami, karena [kami] sangat yakin dengan keramahtamahan seluruh masyarakat di papua. Sukses selalu, dan ‘Papua, Torang Bisa!’,” kata Subagio. (*)
Editor: Aryo Wisanggeni G
