Papua No. 1 News Portal | Jubi
Merauke, Jubi – Uskup Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke, Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC mengungkapkan pihaknya terus mengimbau masyarakat agar tidak meneguk minuman beralkohol. Uskup menegaskan mabuk itu adalah perbuatan yang mendekati urusan setan.
Hal itu disampaikan Uskup Mandagi ketika memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Merauke, Senin (9/3/2020). “Saya selalu menyampaikan bahwa mabuk itu setan punya urusan. Hanya manusia bernafsu tinggi yang mengkonsumsi [minuman beralkohol],” tegas Uskup Mandagi.
Uskup Mandagi menyesalkan banyak orang meninggal karena pengaruh minuman beralkohol. “Saya sudah bilang Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Agustinus Ary P, agar menindak tegas para penjualnya,” kata Uskup.
Beliau berharap para penjual minuman beralkohol ditangkap dan diproses secara hukum. Uskup Mandagi juga berharap pemerintah tidak lagi menerbitkan izin penjualan minuman beralkohol.
Ia mengkhawatirkan maraknya izin penjualan minuman beralkohol terjadi karena adanya permainan uang dalam proses perizinan. “Ya, bisa juga ijin penjualan dikeluarkan lantaran adanya dugaan permainan uang,” tegas Uskup Mandagi.
Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Agustinus Ary P mengatakan operasi penertiban minuman beralkohol terus digencarkan, termasuk juga penertiban minuman beralkohol lokal seperti sopi. “Kebanyakan orang mabuk setelah mengkonsumsi sopi. Lalu melakukan berbagai tindak kriminalitas,” ujarnya. (*)
Editor: Aryo Wisanggeni G
