Usai perjalanan satu hari ahirnya APD Covid-19 tiba di Sorong

Ilustrasi, Corona - sehatq.com
Ilustrasi, Corona – sehatq.com

Alat pelindung diri itu dikirim dari Manokwari oleh pemerintah Provinsi Papua Barat diangkut menggunakan mobil yang menempuh perjalanan satu hari dengan kondisi jalan yang ekstrim dan tantangan pemalangan jalan oleh masyarakat setempat.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Read More

Sorong, Jubi  – Alat Pelindung Diri untuk penanggulangan pasien Covid-19 Kota Sorong akhirnya sampai di kota tersebut. Alat pelindung diri itu dikirim dari Manokwari oleh pemerintah Provinsi Papua Barat diangkut menggunakan mobil yang menempuh perjalanan satu hari dengan kondisi jalan yang ekstrim dan tantangan pemalangan jalan oleh masyarakat setempat.

“Tim pembawa APD Covid-19 Kota Sorong bertolak dari Manokwari pada selasa (7/4/ 2020) pukul 23.00 WIT dan tiba di Sorong pada Rabu (8/4/2020) pukul 17.00 WIT,” kata Relawan distribusi APD dari Manokwari, Abdul Gani Ishak Bauw, Kamis, (9/4/2020).

Baca juga : Pengiriman APD COVID-19 dari Manokwari ke Sorong lewat jalur darat

Penjahit di Yogyakarta bersatu jahit APD untuk tenaga medis

APD bagi tenaga medis di Kabupaten Jayapura stoknya aman

Gani menyebut perjalanan sangat melelahkan karena kondisi jalan yang ekstrem, infrastruktur belum memadai dan kesulitan jaringan telekomunikasi untuk dapat berkoordinasi dengan pemerintah Sorong agar proses perjalanan lancar.

“Kami tidur bermalam di Kabupaten Tambrauw karena akses jalan di palang sebagai upaya pencegahan virus Corona,” kata Gani menambahkan.

Menurut dia, pembawa APD bisa melalui jalan yang dipalang setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Hermanus Kalasuat, mengatakan alat pelindung diri serta obat-obatan tersebut akan digunakan oleh Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele be Solu dan rumah Sakit Angkatan Laut guna penanganan pasien Corona.

“Jumlah APD ini masih terbatas dan pemerintah daerah akan berupaya untuk menambah alat pelindung diri tersebut untuk tim medis gunakan dalam penanganan pasien Corona, ” ujar Kalasuat. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts