UOGP awali kerja sama dengan jurnalis

Suasana pelatihan jurnalistik yang digelar Fakultas Ekonomi Universitas Ottow Geissler Papua di Jayapura, Sabtu. - Jubi/Timoteus Marten

Papua No.1 News Portal | Jubi

“Pelatihan jurnalistik yang digelar di salah satu lab komputer UOGP tersebut, diikuti beberapa operator website dan dosen pada Fakultas Ekonomi UOGP, dengan menghadirkan dua pemateri.”

Read More

Fakultas Ekonomi Universitas Ottow Geissler Papua (UOG) akan terus bekerja sama dengan jurnalis untuk memaksimalkan website miliknya dalam menyajikan informasi atau berita dari pihak kampus.

Ketua Tim Pembuatan Website Fakultas Ekonomi Universitas Ottow Geissler Papua, Jimmi Ari Duri mengatakan, kerja sama ini diawali dengan pelatihan jurnalistik sehari pada Sabtu (13/3/2021).

“Ke depan tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan dua pemateri (jurnalis) dalam semua kegiatan,” kata Jimmi Ari.

Pelatihan jurnalistik yang digelar di salah satu lab komputer UOGP tersebut, diikuti beberapa operator website dan dosen pada Fakultas Ekonomi UOGP, dengan menghadirkan dua pemateri.

Ari mengatakan, kegiatan yang direncanakan pihaknya sejak Desember lalu itu, dibagi dalam dua sesi, yaitu, teknik menulis berita yang dibawakan editor Tribun News Papua, Musa Abubar dan teknik menulis feature, yang dibawakan Timoteus Marten, jurnalis dan editor Jubi.co.id dan Koran Jubi.

Selain untuk memaksimalkan website Fakultas Ekonomi UOGP, pelatihan juga dilakukan untuk peningkatan kemampuan pengelola website dan dosen. Dia mengharapkan agar jurnalis, terutama pemateri dapat membantu pihaknya untuk memaksimalkan website fakultas tersebut dalam menyajikan konten-konten bermanfaat, terutama berita dan tulisan feature.

Dosen Komputer pada Fakultas Ekonomi UOGP, Sembiring yang mengikuti pelatihan itu merasa bersyukur karena dapat mengikuti kegiatan tersebut, terutama karena salah satu materi tentang karangan ilmiah populer.

Karangan ilmiah populer merupakan salah satu dari beberapa jenis feature dalam karya jurnalistik. Karangan ilmiah populer juga merupakan karangan ilmiah atau hasil penelitian ilmiah, tetapi disajikan atau diulas dengan gaya bahasa yang lebih populer ala jurnalisme, sehingga lebih mudah dipahami khalayak.

“Dengan pelatihan ini akhirnya kita semakin menyadari bahwa ada banyak hal di sekitar kita (kampus) yang bisa ditulis,” ujarnya.

Salah satu pemateri, Musa Abubar mengatakan, pelatihan jurnalistik ini merupakan momen bagi pihaknya untuk membagikan pengalamannya sebagai jurnalis kepada peserta. Menurut dia profesi jurnalis merupakan profesi mulia, yang bekerja sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Sesuai fungsinya, jurnalisme tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga sebagai watchdog (anjing penjaga), kontrol sosial dan kekuasaan, edukasi atau fungsi mendidik dan menghibur.

Oleh sebab itu, dia mengharapkan agar website Fakultas Ekonomi UOGP dapat dimaksimalkan dengan menyajikan informasi bermanfaat dari kampus kepada publik. (*)

Editor: Jean Bisay

Related posts