Papua No.1 News Portal | Jubi
Nabire, Jubi – Pemerintah Kabupaten Nabire telah menyediakan tempat pembuangan sementara (TPS) di setiap kelurahan. Namun, masih banyak warga membuang sampah di sembarang tempat.
Kondisi tersebut membuat Penjabat Sekretaris Daerah Nabire Daniel Maipon, geram. Masyarakat dianggapnya tidak peduli dengan kebersihan dan keindahan kota.
“Dahulu banyak yang mengeluhkan tidak adanya TPS. Setelah disediakan, masih saja ada yang membuang sampah di pinggir jalan, sungai bahkan jalur hijau,” kata Maipon, Rabu (6/11/2019).
Maipon pun mewanti-wanti warga agar membiasakan diri membuang sampah pada TPS. Setelah itu, ada petugas yang mengangkutnya ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Dia juga memerintahkan pihak kelurahan serta pengurus RT dan RW mengingatkan warga membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Kesadaran warga bakal meringankan beban pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah di Nabire.
“Kita boleh berkoar-koar bahwa saya anak Nabire. Saya lahir, besar dan tinggal di Nabire. Namun, koar-koar itu percuma ketika kita tidak bisa berbuat apa-apa (tidak peduli terhadap kondisi daerah),” kata Maipon.
Ketua Komunitas Enaimo Nabire (Kena) Philemon Keiya juga kesal dengan perilaku dari sebagian warga Kota Nabire. Mereka seharusnya memanfaatkan TPS, dan menaati aturan dalam membuang sampah.
“Waktu belum ada (TPS), semua mengeluh, dan asal buang (sembarangan buang sampah). Begitu ada (TPS), sama juga (tetap membuang sampah sembarangan). Aneh kalau begini,” kata Keiya. (*)
Editor: Aries Munandar
