Papua No.1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Tim Pengawas dan Pengarah (Wasrah) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX akan memberikan pembekalan kepada seluruh bidang PB PON terkait persiapan penyelenggaraan iven olahraga empat tahunan Indonesia itu.
Disampaikan Ketua Harian Panitia Besar (PB) PON XX, Yunus Wonda, pembekalan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada saat Chef de Mission (CdM) meeting yang akan digelar pada tanggal 5 April mendatang.
“Kegiatan yang akan dilakukan oleh tim Wasrah semacam pembekalan kepada bidang-bidang, terkait langkah-langkah apa yang harus dilakukan terkait dengan menjelang kedatangan atlet dan ofisial persiapannya seperti apa. Ini yang akan menjadi salah satu agenda pada saat CdM meeting nanti,” ujar Wonda dalam keterangan persnya usai pertemuan dengan KONI Pusat di Jakarta, Rabu (17/3/21).
Sementara itu, Ketua tim Wasrah, Suwarno mengingatkan bahwa waktu pelaksanaan PON XX sudah semakin dekat. Oleh karena itu, dirinya meminta agar disisa waktu tersisa bisa dimanfaatkan dengan efektif oleh masing-masing bidang.
“Tinggal 197 hari kalau kita berhitung mulai sekarang sampai dengan tanggal 2 Oktober, tapi kita tidak hitung hingga tanggal 2 Oktober karena dengan kondisi akomodasi ada beberapa cabor yang harus bertanding menggunakan satu venue, sehingga nanti tanggal 19 September sudah ada sebagian atlet dan ofisial yang datang untuk bertanding pada tanggal 21 September,” ujar Suwarno.
“Sehingga kalau dihitung dari situ maka tinggal 185 hari ini harus kita efektif sehingga masing-masing bidang harus membuat timeline dan PB PON merencanakan CdM meeting yang akan dihadiri oleh Pak Gubernur beserta Forkopimda,” sambung Suwarno.
Ia menegaskan, pihaknya akan bahu membahu bersama bidang-bidang di PB PON untuk menyiapkan seluruh persiapan hingga tuntas sebelum pelaksanaan PON XX Papua.
“Untuk menuju ke sana kami akan merapatkan barisan bekerjasama antara Wasrah dan bidang-bidang yang ada di PB PON terutama yang terkait dengan bidang-bidang prioritas seperti pedoman tentang pelayanan transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, kesekretariatan terkait dengan IT seperti menyiapkan ID Card dan lain sebagainya serta bagaimana meyakinkan kepada para tamu bahwa Papua aman,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam pertemuan delegasi PB PON dengan KONI Pusat di Jakarta, telah diputuskan pelaksanaan CdM meeting kedua dimundurkan dari tanggal 23 Maret ke tanggal 5 April mendatang. (*)
Editor: Edho Sinaga
