Papua No.1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Tim sepakbola Cerebral Palsy (CP) yang disiapkan National Paralympic Committee (NPC) Papua untuk iven Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI sangat merindukan bermain di Stadion Mandala pada pelaksanaan iven tersebut di rumah sendiri.
Menurut mereka, ada sebuah kebanggaan jika saja tim sepakbola CP bisa diizinkan bermain di Stadion Mandala, yang notabene merupakan stadion bersejarah dalam perjalanan klub Persipura Jayapura.
Sayangnya, keinginan tim sepakbola CP untuk bermain di Stadion Mandala harus pupus karena cabang olahraga sepakbola CP pada Peparnas XVI akan digelar di Lapangan Universitas Cenderawasih (Uncen) Mahacandra.
Stadion Mandala akan digunakan sebagai venue pembukaan dan penutupan Peparnas XVI, November mendatang.
“Sepakbola CP, berlatih di lapangan Uncen mahacandra, kita mengalami perubahan venue pertandingan pada Peparnas nanti yaitu sepakbola yang semula dijadwalkan di stadion mandala berpindah ke uncen. karena stadion mandala akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan Peparnas,” kata Ketua Umum NPC Papua, H. Jaya Kusuma, belum lama ini.
“Dari panitia memindahkan venue sepakbola CP ke Uncen. tapi itu semua untuk yang terbaik. Kita sebenarnya kepingin bermain di stadion mandala karena stadion itu adalah kebanggaan dan punya sejarah bersama Persipura,” tambahnya.
Pelatih sepakbola CP NPC Papua, Yan Runtini juga sedikit kecewa timnya tak bisa berlaga di Stadion Mandala.
“Sebenarnya kami ingin bermain di Stadion Mandala, karena di sana lengkap. Kalau di lapangan Uncen Mahacandra tidak ada lampu pencahayaan yang memadai dan tidak ada bench pemain juga,” ujarnya.
Saat ini, tim sepakbola CP NPC Papua terus memantapkan persiapan menjelang Pepaenas XVI. Latihan mereka pusatkan di Lapangan Uncen Mahacandra. Runtini sendiri optimis timnya bisa mempersembahkan yang terbaik pada Peparnas nanti.
“Yang jelas kami sudah siap, tinggal kekompakan tim, kalau persiapan sampai untuk pelaksanaan pertandingan kita selaku tuan rumah siap memberikan yang terbaik dan siap memberikan medali emas. Penyelesaian akhir masih harus kami pertajam,” bebernya.
Kata Runtini, Peparnas XVI akan menjadi penampilan perdana bagi tim sepakbola CP Papua.
“Ini pertama kali Papua mengikuti cabang olahraga sepakbola CP di Peparnas XVI pertama kali kita ikut dan siap memberikan medali emas,” katanya. (*)
Editor: Edho Sinaga
