Papua No. 1 News Portal | Jubi ,
Ternate, Jubi – Pemerintah Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, akan memutasi guru dan tenaga kesehatan ke tiga kecamatan terluar. Kebijakan itu dilakukan sebagai jawaban keluhan masyarakat atas minimnya layanan tenaga tersebut.
"Dari tiga kecamatan terluar, yakni Moti, Batang Dua, dan Hiri memang untuk tenaga pendidikan dan kesehatan minim, sehingga Pemerintah Kota Ternate akan fokus dalam pemerataan agar tidak ada lagi keluhan dari masyarakat setempat," kata Wakil Wali Kota Ternate, Abdullah Taher, Senin (5/11/2018).
Abdullah mengatakan pentingnya pemerataan sektor layanan pendidikan dan kesehatan agar masyarakat setempat juga bisa merasakan kemajuan yang sama seperti di Kota Ternate.
Kebijakan itu memaksa sebagian para guru dan tenaga medis di Kota Ternate harus pindah tugas ke tiga kecamatan tersebut.
"Agar tidak ada lagi yang membedakan antar satu sama lain," kata Abdullah Taher.
Menurut dia, saat ini ada sebagian sekolah yang menumpuk tenaga guru namun sekolah lainnya masih kekurangan. Hal ini terjadi juga di instansi kesehatan.
"Oleh karena itu, tahun 2019 mendatang sebagian tenaga medis dan guru akan dipindahkan ke sana agar upaya tidak menumpuk di satu instansi, maupun itu sekolah dan puskesmas," katanya. (*)
