Papua No.1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Seorang pasien Covid-19 di Kota Jayapura, Provinsi Papua meninggal dunia karena gantung diri. Almarhum yang meninggal pada Senin (5/3/2021) merupakan salah satu pasien yang dirawat di Rumah Sehat LPMP Papua.
Menanggapi meninggal pasien covid tersebut, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan almarhum selalu menjalin komunikasi baik dengan teman sesama pasien Covid=19 maupun dengan petugas kesehatan.
“Komunikasi berjalan lancar. Bahkan, almarhum tidak menyendiri tetapi sering bersosialisasi dengan teman-teman yang lain,” ujar Rustan di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (6/3/2021).
Dikatakan Rustan, pasien yang memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dirawat di LPMP Papua sejak 1 April 2021 atau baru empat hari dirawat dirawat di tempat isolasi terpusat itu.
“Kami juga tiba-tiba kaget dengan peristiwa satu pasien Covid yang kami awat di LPMP Kotaraja yang meninggal dunia dengan cara gantung diri. Almarhum rajin berolahraga dan makan bersama,” ujar Rustan.
Rustan menjelaskan, informasi meninggalnya pasien tersebut melalui petugas medis yang melakukan pelayanan di LPMP Papua di Kotaraja, Distrik Abepura, yang membuat pasien lainnya yang sedang menjalani masa karantina geger.
Lebih jauh dikatakan Rustan, sebelum almarhum meninggal dunia, sempat mengambil sarapan pagi. Istri almarhum juga sempat mengunjunginya pada pukul 9 pagi untuk membawakan kebutuhan almarhum.
Ketika waktunya makan siang, almarhum tidak muncul sehingga membuat pasien lain saling bertanya-tanya. Kemudian petugas kesehatan mengetuk pintu, namun tidak ada tanggapan.
Petugas kesehatan berinisiatif menggunakan senter handphone lalu diarahkan melalui jendela kamar mandi. Saat itu almarhum sudah meninggal dunia karena gantung diri menggunakan seprai tempat tidur pada pukul 13.00 Waktu Papua.
“Kami sangat prihatin dan kaget. Yang jelas, almarhum meninggal dunia bukan karena stres karena Covid,” ujar Rustan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, mengaku kejadian meninggalnya pasien Covid-19 berinisial R tersebut sudah diserahkan ke kepolian untuk dilakukan penyelidikan lebih jauh.
“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Kami terus melakukan pengawasan dan perawatan secara maksimal kepada semua pasien yang sedang menjalani karantina agar bisa sembuh dari Covid,” ujar Antari.
Antari mengimbau kepada semua pasien yang dirawat di LPMP Papua untuk meningkatkan iman dan imun, serta berdoa kepada Tuhan agar cepat sembuh. (*)
Editor: Kristianto Galuwo
