Telkomsel digitalkan destinasi wisata di Indonesia Timur

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Raja Ampat, Jubi – Telkomsel berkomitmen untuk mendigitalisasi berbagai destinasi wisata berkelas dunia di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Indonesia Timur. 

Komitmen ini merupakan wujud dukungan Telkomsel dalam memajukan pariwisata nasional melalui penggelaran jaringan 4G LTE yang andal di empat destinasi wisata prioritas di Indonesia Timur, yakni Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Morotai (Maluku Utara), Bunaken (Sulawesi Utara), dan Raja Ampat (Papua Barat).

Executive Vice President Area Pamasuka Telkomsel, Ronny Arnaz, mengatakan kehadiran infrastruktur telekomunikasi sangat penting dalam menunjang potensi wisata suatu daerah. Untuk itu, pihaknya telah membangun sejumlah BTS 4G LTE baru untuk mempermudah wisatawan yang ingin berbagi dan menyebarkan eksotisme Indonesia ke seluruh dunia.

“Kami berharap upaya kami dalam mendigitalisasi dunia pariwisata ini mampu menarik semakin banyak wisatawan untuk berkunjung langsung menikmati Wonderful Indonesia sehingga turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut,” katanya pekan lalu.

Berbagai upaya yang dilakukan Telkomsel untuk memperkuat destinasi wisata di Indonesia Timur di antaranya optimalisasi jaringan melalui perluasan jangkauan, penambahan kapasitas, dan peningkatan kualitas jaringan untuk kenyamanan layanan telekomunikasi, serta penambahan sistem transmisi dan implementasi layanan 4G LTE untuk memberikan pengalaman broadband yang berkualitas. Di samping itu, Telkomsel juga mengerahkan mobile BTS dan menambah kapasitas jaringan untuk mendukung event berskala nasional maupun internasional di lokasi wisata prioritas.

"Di Wakatobi, Telkomsel telah menggelar 15 BTS 4G LTE. Sementara itu, di Morotai, Bunaken, dan Raja Ampat, Telkomsel telah membangun masing-masing lima, enam, dan tujuh BTS 4G LTE. Secara nasional, Telkomsel telah menggelar 639 BTS 4G LTE di 12 destinasi wisata prioritas di Indonesia," ujarnya, dalam release pers yang dikirimkan ke Jubi, Rabu (14/2/2018).

Untuk menunjang ekosistem broadband yang dapat dimanfaatkan oleh industri pariwisata, kata Ronny, Telkomsel telah membangun 152 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk 103 ribu BTS 3G dan 4G untuk menghadirkan kenyamanan dalam menggunakan layanan data yang lebih berkualitas.

"Saat ini era digital telah mengubah cara wisatawan yang akan melakukan perjalanan, mulai dari mencari dan melihat informasi (look), memesan paket wisata yang diminati (book), hingga membayar secara online (pay)," ujarnya.

Di samping itu, tambah Ronny, kini wisatawan juga semakin aktif dalam menggunggah foto dan video aktivitas maupun panorama di lokasi wisata ke media sosial serta aplikasi pesan instan. 

"Semakin meningkatnya tingkat adopsi pelanggan dalam memanfaatkan layanan digital didukung infrastruktur jaringan broadband yang berkualitas menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk bersaing secara lebih kompetitif dengan negara tetangga, seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura,” jelas Ronny.

Seorang peserta trip Raja Ampat, Fariz, mengaku bisa bersyukur terkait dengan adanya kemudahan yang diberikan oleh broadband terbesar dan paling Indonesia.

"Saya bisa lakukan video call ke teman dan kerabat saya di kampung," ujarnya.

Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas, mengakui telekomunikasi sekarang sudah bagus. Tahun 2018 lalu ada 12 BTS yang diberikan oleh pemerintah.

"Dulunya di Piaynemo ikon di uang seratus ribu baru tidak ada sinyal, sekarang ada dan ke semua sudah berantakan meski masih ada yang belum ter-cover semua daerah Raja Ampat," ujarnya. (*) 

Related posts