STAIN Sorong lepas 146 peserta KKN

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua
 
Sorong, Jubi – Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong, Papua Barat melepas 146 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Revolusi Mental, Selasa (6/6/2017).
 
Ketua STAIN Sorong, Dr. Hamzah saat melepas ratusan peserta KKN di lapangan upacara STAIN, Selasa (6/6/2017) mengatakan, ada lima poin penting dalam  pelaksanaan KKN Revolusi Mental.
 
Lima poin itu adalah budaya gotong royong, budaya bersih, budaya tertib, budaya harmoni, dan budaya melayani.
 
Maka dari itu, ia mengharapkan agar para peserta KKN revolusi mental dapat  menjaga nama baik almamater, menjadikan agama Islam sebagai solusi keagamaan, menciptakan harmoni antaragama dan etnis, sehingga tiap mahasiswa dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diembannya.
 
“Tiga indikator dasar kelulusan KKN revolusi mental adalah, apa yang menjadi  tantangan pada tiap posko berkaitan dengan sosial keagamaan, apa yang menjadi  kekuatan pada tiap posko berkaitan dg sosial keagamaan dan apa yang menjadi solusi pada tiap posko berkaitan dengan sosial keagamaan,” katanya.
 
Salah satu peserta KKN Revolusi Mental, Kukuh Prakoso pun mengharapkan agar peserta mampu menjalankan program yang telah dicanangkan untuk membawa perubahan bagi masyarakat.
 
Mahasiswa semester VI Jurusan Syari'ah ini menyebutkan, KKN Revolusi Mental merupakan mahasiswa/mahasiswi STAIN Sorong yang berasal dari jurusan Dakwah dan Komunikasi, Tarbiyah dan Syari'ah. Mereka akan terbagi di 11 posko di Kota dan Kabupaten  Sorong di bawah pendampingan 22 dosen.
 
Sebelum turun lapangan seluruh peserta telah menjalani pembekalan selama dua hari untuk melaksanakan kegiatan selama lima minggu. (*)

Related posts