Aksi Solidaritas Anti Rasis Nabire saat orasi di depan Kantor DPRD Nabire – Jubi/Titus Ruban.
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Nabire, Jubi – Solidaritas Anti Rasisme Kabupaten Dogiyai berencana akan turun ke jalan dan melakukan aksi menanggapi pelecehan rasis terhadap Mahasiswa Papua di Pulau Jawa dan Makassar beberapa waktu silam.
Sebagian Kabupaten di Provinsi Papua dan Papua barat telah melakukan aksi serupa. Papua Barat, seperti Manokwari, Sorong, Fak Fak, Kaimana dan Bintuni. Sementara Papua antara lain, Jayapura, Nabire, Timika dan Merauke.
Koordinator aksi, Alex Waine, via selulernya kepada Jubi di Nabire. Jumat (23/08/2019) mengatakan, pihaknya akan turun ke jalan dan melakukan aksi anti rasisme pada Senin (26/8/2019) besok.
Hal ini dilakukan sebagai reaksi masyarakat Kabupaten Dogiyai dalam menanggapi kasus rasisme lantaran kecewa dan marah.
“Kami sangat marah dan kecewa sebab dibilang monyet, ” ungkap Waine dari ujung selulernya.
Untuk itu pihaknya sangat mengharapkan pastisipasi seluruh masyarakat Kabupaten ini terutama OAP untuk ikut turun ke jalan dalam aksi.
“Kami juga minta kepada Pemerintah untuk meliburkan semua aktivitas pemerintahan terutama perkantoran pada hari Senin nanti, termasuk persekolahan.Waine juga bilang, pada pelaksanaannya nanti pihaknya akan berupaya agar aksi tetap aman dan tertib. Sebab tidak menginginkan terjadi hal – hal yang akan mengacaukan jalannya aksi. Seperti anarkis nantinya.
Penanggungjawab lapangan saat aksi nanti, Saugas Goo, menambahkan aksi nantinya diharapkan aman dan tertib. Selain itu, pihaknya juga menginginkan para pelajar dan mahasiswa di Dogiyai untuk ikut turun ke jalan dengan menggunakan pakaian seragam dan almamater.
“Kami aksi tapi tetap. Ingin aman dalam pelaksanaan nanti. kami juga minta pelajar dan mahasiswa untuk ikut turun bersama masyarakat, ” Goo.(*)
Editor: Syam Terrajana
