Semua komponen harus bersatu selamatkan manusia Jayawijaya

Seminar Penyelamatan manusia Jayawijaya yang digelar Forum Peduli Pembangunan Masyarakat Jayawijaya (FPPMJ) Papua di gedung Soskda Wamena-Jubi/Islami
Seminar Penyelamatan manusia Jayawijaya yang digelar Forum Peduli Pembangunan Masyarakat Jayawijaya (FPPMJ) Papua di gedung Soskda Wamena-Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Melihat situasi keamanan, kesehatan, ekonomi dan adat di Jayawijaya, Forum Peduli Pembangunan Masyarakat Jayawijaya (FPPMJ) Papua menggelar seminar bertema”Bersatu Selamatkan Manusia Jayawijaya Pegunungan Tengah (Lapago),” Rabu (6/2/2019) di Gedung Soska Wamena.

Koordinator Forum Peduli Pembangunan Masyarakat Jayawijaya (FPPMJ) Papua, Paskalis Wilil mengatakan, seminar dilakukan untuk menyikapi dan melihat situasi dan kondisi Jayawijaya dan pada umumnya Pegunungan Tengah Papua, baik masalah keamanan, kesehatan, ekonomi, adat.

Read More

“Empat masalah ini yang mendominasi. Hal ini kami rasa bisa mengancam nyawa manusia bahkan juga bisa mengorbankan manusia,” katanya.

Oleh karenanya, kata Wilil, seminar dilakukan agar bisa merekomendasikan atau menyikapi agar DPRD Jayawijaya yang akan terpilih di Pemilu 2019 bisa membuat suatu rancangan perundang-undangan atau Perda tentang penyelamatan manusia Jayawijaya, baik dari segi kesehatan, ekonomi, agama dan adat.

“Ini bukan hanya sekali ini kita buat, ini hanya secara umum yang kita buat, dari empat masalah ini nanti kita ambil momen nantinya akan dibahas kembali satu per satu, supaya Jayawijaya jadi daerah yang aman, nyaman dan damai,” ujarnya.

Ketua Dewan Adat suku Hubula Kabupaten Jayawijaya, Engelbert Sorabut mengungkapkan, diskusi atau seminar ini sangat penting karena segala persoalan yang ada bisa difasilitasi, sehingga dapat membuat suatu langkah untuk penyelamatan manusia Jayawijaya.
“Semua komponen, adat, agama dan pemerintah harus bersatu untuk selamatkan manusia Jayawijaya,” ungkap Sorabut.

Menurutnya, manusia Jayawijaya datang dari berbagai latar belakang suku bangsa. Mereka semua butuh diselamatkan dari segala tindakan pencurian, Narkoba, minuman beralkohol, ketidak berpihakan terhadap pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sebagainya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Related posts