Sebelum perhelatan PON Papua, Nasdem gelar vaksinasi massal

Papua-vaksinasi massal di Sekretariat NasDem Kab Jayapura
Vaksinasi masal di Sekretariat Partai NasDem Kabupaten Jayapura, Sabtu (14/8/2021) - Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasional Demokrat (DPW NasDem) Papua bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) NasDem Kabupaten Jayapura serta Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura melaksanakan vaksinasi massal di Sekretariat DPD NasDem Kabupaten Jayapura, Sabtu (14/8/2021).

Kegiatan vaksinasi massal dibuka secara resmi oleh Ketua DPW Nasdem Papua, Mathius Awoitauw. Hadir dalam kegiatan tersebut, pengurus DPW Nasdem Papua, DPD NasDem Kabupaten Jayapura, dan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jayapura, serta warga masyarakat.

Read More

Ketua DPW NasDem Papua, Mathius Awoitauw, usai membuka acara tersebut mengatakan vaksinasi massal ini merupakan bentuk dukungan Partai NasDem terhadap penyelenggaraan PON di Papua.

Sejumlah tenaga medis dari puskesmas yang telah ditunjuk untuk melaksanakan vaksinasi massal bagi masyarakat. Selain it, sebaugai tuan rumah penyelenggaraan PON XX di Kabupaten Jayapura, maka setiap kader partai yang ada di daerah ini wajib untuk mengikuti vaksinasi.

“Para kader bersama keluarga, tetangga yang belum divaksin diajak untuk mengikuti vaksinasi,” ujar Mathius Awoitauw.

Dukungan terhadap vaksinasi massal ini, kata Awoitauw, yang juga menjabat Bupati Jayapura, dilakukan di seluruh Indonesia. Di Papua hal yang sama dilakukan di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, dan akan menyusul kabupaten yag lain. Secara khusus bagi klaster penyelenggara PON XX Papua, Kabupaten Merauke dan Mimika.

“Tidak ada target yang dipatok, yang dibutuhkan adalah kesadaran seluruh masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi agar dapat terlibat ketika ada kesempatan vaksinasi massal yang dilakukan oleh Nasdem,” jelasnya.

Dikatakan, untuk koordinasi dan vaksinasi selanjutnya akan ditentukan oleh DPD NasDem Kabupaten Jayapura dan Dinas Kesehatan. Pelaksanaan vaksinasi massal tidak harus dilakukan di Sekretariat Partai Nasdem.

“Karena ini tahap pertama dan harus dilakukan untuk tahap berikutnya. Kita berharap agar vaksinasi berjalan lancar untuk tahap pertama tetapi juga tahap berikutnya. Setiap warga masyarakat wajib mengikuti apa yang sudah dianjurkan oleh pemerintah, dan ini untuk kebaikan masyarakat,” papar Awoitauw.

“Pada pelaksanaan PON XX, semua peserta yang datang ke daerah ini pasti divaksin dan itu diwajibkan. Kita sebagai tuan rumah harus menunjukkan contoh yang baik dan memastikan diri dalam kondisi sehat. Vaksinasi salah satunya,” imbuhnya.

Terpisah, Linda Henny, salah seorang tenaga medis yang melakukan pelayanan vaksinasi, mengatakan setiap peserta vaksinasi akan melewati beberapa tahap pemeriksaan. Setelah mengisi formulir yang dibagikan, peserta wajib berkonsultasi dengan petugas medis terkait kondisi kesehatannya selama ini.

“Yang dipastikan adalah penyakit bawaan, kesiapan pasien, karena pada waktu cek tekanan darah kadang kala terjadi perubahan. Pasiennya diminta untuk istrahat beberapa menit lalu mengukur kembali tekanan darahnya. Jika tekanan darah normal dan tidak memiliki riwayat sakit maka vaksinasi bisa dilakukan. Biasanya banyak yang datang dan ingin divaksin tetapi lupa dengan riwayat sakit dan tekanan darahnya,” ucapnya.

Baca juga: Menjadi tuan rumah PON XX, kehormatan bagi orang Papua

Sementara itu, salah seorang peserta vaksinasi, Syahril, yang berhasil melewati tahap demi tahap pada meja pemeriksaan dan berhasil divaksin tahap pertama, mengatakan setelah divaksin dia merasakan kaku kram di beberapa persendian tubuhnya.

“Jari tangan seperti kram, kaku, tetapi tidak begitu lama. Setelah 30 menit berlalu, badan terasa ringan. Anjuran petugas medis setelah divaksin kita tidak boleh beraktivitas yang banyak atau yang berat. Banyak istrahat di rumah dan terapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts