Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jakarta, Jubi – Penanganan Covid-19 akan menjadi salah satu materi dalam debat kandidat yang akan disampaikan masing-masing calon wali kota dan wakil wali kota yang bertarung dalam Pilkada Medan. Covid-19 selalu menjadi isu yang akan diulas oleh para panelis kepada masing-masing calon.
“Iya, soal Covid-19 akan menjadi salah satu materi dalam debat kandidat nanti. Dua pasangan calon Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dan Bobby Nasution-Aulia Rachman nanti akan menyampaikan ulasannya tentang Covid-19,” ujar Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara KPU Medan, M Rinaldi Khair, Kamis (29/10/2020).
Baca juga : Dua provinsi ini risiko tinggi penyebaran Covid-19 saat Pilkada
KPU Merauke pastikan semua penyelenggara pilkada bebas Covid-19
Ahli Epidemiologi ingatkan ancaman penyebaran Covid-19 saat Pilkada serentak
KPU Medan rencananya akan menggelar debat kandidat pasangan peserta Pilkada hingga tiga kali, yakni pada 7 November 2020, 21 November 2020 dan 5 Desember 2020. “Seluruhnya berlangsung pada hari Sabtu. Semoga semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” kata Rinaldi menambahkan.
KPU Kota Medan memilih beberapa panelis dari kalangan akademisi baik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), FISIP Universitas Sumatera Utara, FKM Universitas Sumatera Utara dan dari UIN Sumut.
“Seluruhnya adalah kalangan akademisi bergelar profesor,” kata Rinaldi menjelaskan.
Debat akan digelar di salah satu hotel berbintang di Medan tersebut juga akan disiarkan secara langsung pada televisi nasional.
Selain itu, mereka juga akan memfasilitasi tayangan tersebut pada media sosial resmi milik KPU Kota Medan.
Ia menjamin kehadiran publik dalam debat dibatasi, masing-masing paslon hanya boleh membawa 4 orang anggota tim-nya karena sudah disiarkan secara langsung. “Karena di lokasi tersebut yang hadir juga hanya KPU Kota Medan dan Bawaslu Medan,” katanya. (*)
Editor : Edi Faisol
