TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Sabtu pagi tadi Anak Krakatau mengalami erupsi delapan kali

Ilustrasi, Gunung Merapi yang sedang erupsi – Jubi/Mongabay.co.id
Sabtu pagi tadi Anak Krakatau mengalami erupsi delapan kali 1 i Papua
Ilustrasi, Gunung Merapi yang sedang erupsi – Jubi/Mongabay.co.id

“Kondisi gunung masih aktif, ada erupsi, dan semburan debu vulkanik. Namun, sore ini asap di gunung itu mulai menipis,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Bandarlampung, Jubi – Gunung Anak Krakatau Sabtu, (11/4/2020) pagi mengalami delapan kali erupsi, dan lontaran debu material vulkanik diperkirakan mencapai 2.000 meter. Erupsi juga menimbulkan aroma belerang mulai pukul 06.00  hingga  12.00 siang.

“Kondisi gunung masih aktif, ada erupsi, dan semburan debu vulkanik. Namun, sore ini asap di gunung itu mulai menipis,” kata Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran Kabupaten Lampung Selatan, Andi Suardi.

Baca juga : Merapi erupsi dengan tinggi kolom 6 km, hujan abu hingga Solo

Gunung Merapi erupsi setinggi 2 Km dari puncak

Gunung Semeru mengalami dua kali erupsi

Selain pada Sabtu pagi, erupsi juga terjadi pada Jumat malam, pukul 22.35 WIB, dengan semburan abu vulkanik sekitar 657 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan pantauan kamera pengawas pada pos pemantauan Gunung Anak Krakatau, abu vulkanik berwarna hitam dan abu-abu itu bergerak ke arah timur. “Dengan ketinggian sekitar 500 meter dari dasar kawah,”kata Andi menambahan.

PVMBG menyebutkan tingkat aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda itu berada pada level II atau waspada. Lembaga itu mengimbau masyarakat atau wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius dua kilometer dari Gunung Anak Krakatau. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us