TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Ribuan korban gempa Pasaman Barat bermalam di tenda darurat

Papua, pengungsi
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Simpang Empat, Jubi – Ribuan warga terdampak

 gempa di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), yang mengungsi terpaksa menginap di tenda darurat. Mereka menempati halaman kantor bupati di Simpang Empat sejak Jumat (25/2/2022) kemarin.

“Fokus utama kami saat ini adalah menyediakan tempat pengungsian, dapur umum dan kebutuhan air bersih,” kata Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto di Simpang Empat, Jumat, (25/2/2022) malam.

Baca juga : Getaran gempa di pasaman barat dirasakan hingga di wilayah Malaysia
Potensi gempa dan tsunami di Bandara Ngurah Rai Bali ini antisipasi BMKG
Gempa susulan Manggarai Flores mencapai 89 kali

Hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB petugas gabungan masih tampak pulang-balik mengangkut warga ke lokasi pengungsian di halaman kantor bupati.  Di antara para pengungsi yang menempati tenda darurat beralaskan tikar itu adalah orang lanjut usia, perempuan dan anak-anak.

Mereka tidur berdesakan di bawah tenda darurat dengan selimut seadanya, sebagian terlihat tidur dengan posisi duduk.

Salah seorang pengungsi dari Jorong Timbo Abu Kajai, Kecamatan Talamau, Amri 42 tahun, mengatakan dirinya harus mengungsikan isteri serta tiga anak karena khawatir akan gempa susulan.

“Banyak gempa terjadi usai gempa besar pada Jumat pagi, karena cemas akhirnya saya memilih untuk mengungsikan keluarga,” kata Amri.

Bersamanya juga ikut mengungsi mertua serta tetangga yang rumahnya mengalami retak serta rusak karena gempa.  Ia bersama keluarga besar datang ke lokasi pengungsian dengan berboncengan sepeda motor secara bergantian, dan membawa pakaian seadanya.

“Untuk selimut kami pakai kain sarung, karena memang pakaian yang dibawa tidak banyak. Untuk makan malam tadi disediakan di tempat pengungsian,” kata Amri menjelaskan.

Kondisi pengungsian juga tak tak mendapat suplai listrik dan jaringan seluler di lokasi rumahnya mati total sejak gempa bermagnitudo 6,1 terjadi pada Jumat kemarin. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us