Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
Sorong, Jubi – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Raja Ampat akan membangun pusat informasi turis di kampung wisata, Arborek, Distrik Miosmansar.
Pembangunan pusat informasi tersebut dibangun di lima Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) yang ada di Raja Ampat.
Selain berfungsi sebagai pusat informasi pariwisata, pusat informasi turis juga akan menjadi pusat masyarakat berkumpul dan berkarya. Sehingga dengan pemilihan tematik lokal pada budaya lokal akan memberikan perspektif berbeda terhadap konten ekologis, sosial budaya dan saintifik.
Sebagai salah satu mitra dalam pelaksanaan pembangunan pusat informasi bagi turis, Conservation International (CI) Indonesia akan mendukung dari segi penyusunan konten dan pendampingan bagi masyarakat, sehingga upaya pengelolaan perikanan berkelanjutan dan pariwisata dapat berjalan berimbang.
“Kenapa harus di Arborek, karena memang Arborek memiliki potensi yang luar biasa, sehingga kehadiran pusat informasi bagi turis ini merupakan salah satu upaya memperluas jangkauan sosialisasi secara efektif dan efesiensi dalam pelaksanaan konservasi di kawasan konservasi perairan daerah di Raja Ampat,” kata Raja Ampat Communication and Outreach Coordinator CI Indonesia, Nikka Amandra Gunadharma, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/5/2017).
Salah satu wisatawan domestik, P. Hasan (34) menyambut baik rencana pengembangan industri di daerah ini.
“Dengan adanya pusat informasi itu, saya rasa turis yangg berkunjung akan mendapatkan penjelasan yang lebih terperinci tentang wisata di Raja Ampat,” kata wisatawan asal Makasssar, Sulawesi Selatan ini.
Koordinator Ekonomi dan Penjangkauan BLUD UPTD KKP Raja Ampat, Alfaris Lekipiow mengakui pembangunan pusat informasi ini sudah direncanakan sejak tahun 2016 dan kini memasuki tahap desain bangunan.
“Sebenarnya untuk menjawab kebutuhan publik tentang kartu jasa lingkungan dan program yang dijalankan oleh BLUD termasuk program pariwisata dan sumber daya perikanan, sehingga penting hadir pusat unformasi ini, Seluruh pengunjung akan bisa mendapatkan informasi,” katanya.
Selain Arborek, Teluk Mayalibit juga akan menjadi prioritas tahun ini.
Pusat informasi ini akan berada di lima KKPD, yaitu Arborek (KKPD Selat Dampier), KKPD Teluk Mayalibit, KKPD Ayau, KKPD Misool dan KKPD Kofiau. (*)
