Pukul penarik ojek online, seorang anggota TNI AL ditahan

Kekerasan Papua
Foto ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi — Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal) menahan anggotanya yang diduga memukul pengemudi ojek online  di Tangerang Selatan. Penahanan dilakukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.  “Sudah (ditahan) di Pomal Lantamal III,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (AL) Laksma Julius Widjojono saat dikonfirmasi, Selasa (11/1/2022).

Read More

Julius tidak menjelaskan sejak kapan anggota itu ditahan maupun rincian kronologi pemukulan yang dilakukan oleh anggota itu.

Baca juga : Warga sipil tertembak di Mappi diduga pelakunya oknum Babinsa pos Ramil
Anggota TNI pencoret paspor mahasiswi di wisma atlet dicopot
Anggota TNI terlibat tabrakan dan membuang jenazah korban layak dipecat

Polsek Pamulang Tangerang Selatan sebelumnya digeruduk oleh massa driver ojol pada Minggu (9/1) malam. Peristiwa itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @seputartangsel.

Kapolsek Pamulang Kompol Sujarwo mengatakan bahwa peristiwa bermula dari kesalahpahaman, lalu terjadi pemukulan oleh anggota TNI AL terhadap ojek online.

“Ini tuh kejadiannya kesalahpahaman antara pengemudi ojol itu pokoknya terjadi pemukulan,” kata Sujarwo.

Menurut Sujarwo warga sempat melerai dan kemudian dibawa ke Polsek untuk diselesaikan. Saat itulah diketahui bahwa ada seorang anggota TNI AL yang terlibat. Kasus itu kemudian ditangani oleh Polisi Militer TNI AL. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Related posts