Papua No. 1 News Portal | Jubi
Surabaya, Jubi – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) segera merealisasikan kuota internet gratis untuk 1,3 juta siswa SMA, SMK dan SLB baik negeri maupun swasta. Pembagian mulai awal September mendatang untuk mendukung program pembelajaran jarak jauh (PJJ).
“Jatim akan dijadikan pilot project dengan besaran kuota 10 gigabyte per siswa,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim , Wahid Wahyudi, Kamis (27/8/2020) kemarin.
Berdasarkan hitungan dari Disdik Jatim, setiap siswa sebenarnya membutuhkan hingga 23 GB. Sekolah pun diminta menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk menambal kekurangannya.
“Jadi kalau siswa 23 GB, guru bisa sampai 40 GB. Ini bisa dianggarkan sekolah,” ujar Wahid menambahkan.
Baca juga : Tak hanya gratiskan internet, warung kopi ini pinjami gawai siswa
Jika Covid-19 tak kunjung pergi, internet adalah salah satu solusi
Layanan Whatsapp listrik gratis mulai 6 April
Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Disdik Jatim, Alfian Majdie merinci bantuan itu diperuntukkan bagi 1.339.921 dari 3.789 lembaga SMA,SMK dan SLB negeri maupun swasta. “Selain siswa, sebanyak 96.122 guru dan tenaga kependidikan juga mendapatkan bantuan paket data internet gratis,” kata Alfian.
Kepastian bantuan kuota grats ditandai Gubernur Jatim yang telah tanda tangan kerja sama dengan Telkomsel.
“Tinggal dari kita nanti akan membaginya,” kata Alfian menambahkan.
Pembagian kuota internet gratis akan dikoordinasikan oleh operator seluler dan Dinas Pendidikan Jatim. Tim ini akan mendata sekolah, siswa dan guru di wilayah masing-masing. Besaran kuota internet itu akan diperuntukkan untuk portal belajar selama pendemi. Mulai dari zoom, google classroom, quiper, microsoft-think, dan aplikasi rumah belajar Kemendikbud. (*)
CNN Indonesia
Editor : Edi Faisol
