PON XX sudah mau selesai, kapal wisata belum tiba di Kampung Yoboi

Menteri Parekraf, Sandiaga Uno saat dijamu makan Papeda di Kampung Yoboi. =Jubi / Engel Wally

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kapal wisata yang dijanjikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno bebeberapa waktu lalu saat berkunjung ke Kampung Yoboi yang ditetapkan sebagai salah satu Desa Wisata Nasional, belum juga tiba.

Menteri Parekref saat itu menjanjikan kapal wisata kepada Kampung Yoboi, sebagai salah satu fasilitas penunjang transportasi bagi masyarakat dan tamu-tamu yang berkunjung ke Kabupaten Jayapura dalam rangka mengikuti PON, dan mereka bisa menggunakan kapal tersebut untuk perjalanan dari Dermaga Yahim menuju Kampung Yoboi maupun sebaliknya.

Read More

Tokoh Pemuda Kampung Yoboi, Billy Tokoro mengatakan, pihak kementerian telah menyiapkan anggarannya untuk membeli kapal wisata tersebut.

“PON sudah mau selesai, tinggal dua hari lagi. Kapal wisata belum tiba juga. Masyarakat sudah bertanya-tanya, nanti dikira menteri yang ingkar janji,” ujar Billy saat ditemui di Sentani, Selasa (12/10/2021).

Dikatakan, keterlambatan koordinasi dari pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura ke kementerian, dikarenakan selama ini memang dinas tidak pernah membuat program tentang pengembangan pariwisata di setiap kampung, yang berpotensi Sumber Daya Alam.

“Kampung Yoboi sudah ditetapkan sebagai desa wisata, fasilitas penunjang seperti kapal wisata ini sangat penting untuk memperlancar transportasi danau, dari dan ke yYoboi, kapal ini diberikan secara cuma-cuma dari kementerian kepada Kampung Yoboi,” jelasnya.

Secara terpisah, salah satu tokoh masyarakat adat, Daniel Toto mengapresiasi langkah sukses yang telah diraih oleh masyarakat adat Kampung Yoboi. Bahwa dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki saat ini, dapat menarik perhatian wisatawan bahkan secara nasional.

“Yah, kalau bisa kampung lain juga dapat mengikuti jejak Kampung Yoboi di waktu mendatang. Dan apa yang sudah dijanjikan oleh pihak pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Parekraf untuk fasilitas pendukung kapal wisata, dinas harus cepat merespons dan kapalnya harus diserahkan ke Kampung Yoboi,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Related posts