Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
Wamena, Jubi – Kerangka tim Persiwa Wamena sudah mulai terlihat, namun salah satu problem bagi tim kebanggaan masyarakat Jayawijaya ini tidak adanya pemain murni berposisi penyerang.
Pelatih Persiwa, Djoko Susilo usai memimpin latihan di Lapangan Futsal Akuen Wamena, Sabtu (8/4/2017) mengaku dari hasil seleksi pemain, kebutuhan posisi striker sangat mendesak.
“Kerangka tim sudah dapat, tetapi ada beberapa posisi yang notabene harus dicari, bisa cari yang senior atau yang di bawah usia tetapi yang jelas posisi striker kita alami problem,” kata Djoko Susilo.
Untuk pemain bertahan, penjaga gawang hingga gelandang diakui mantan pelatih PON Papua itu tidak ada celah. Hanya, kebutuhan pemain sayap juga masih mencari pemain ideal.
“Posisi striker ini saya kira di tim-tim manapun sulit mencarinya. Kita tetap harus mencari, karena di game-game terakhir sama sekali tidak ada peluang yang diciptakan striker yang ikut seleksi bahkan minim gol,” tegasnya.
Meski Persiwa masih ada seorang penyerang kawakan Piter Rumaropen, tapi Djoko mengaku kapten tim itu masih butuh waktu lama untuk memulihkan kondisi fisiknya.
“Saya pun berharap Piter bisa main, namun dia sendiri sudah berat dalam arti dalam waktu dekat ini untuk bermain, paling tidak membutuhkan waktu satu bulan, sedangkan waktu yang ada tinggal satu minggu efektif, tetapi tidak tahu kalau untuk jangka panjang,” terangnya.
Djoko Susilo menambahkan, untuk mengisi posisi striker yang jelas dirinya akan berupaya mencari informasi dari tim-tim lain di Papua.
“Yang jelas di Wamena sudah tidak ada. Di Jayapura contohnya banyak tim-tim bagus, ada Volta, Pasifik yang notabene sewaktu saya tangani PON cukup menjanjikan,” tambahnya.
Piter Rumaropen yang kini dipercaya sebagai asisten pelatih mengaku siap jika memang dibutuhkan tim, namun semua itu dirinya mengembalikan ke pelatih.
“Saya juga masih ingin bermain, tetapi ya atau tidak saya serahkan ke coach Djoko,” kata Piter. (*)
