“Dengan pengumuman maskapai yang berpusat di Chicago itu, seluruh pesawat pembawa penumpang warga AS yang terbang ke China sudah dibatalkan sampai akhir April,”
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Washington, Jubi – Maskapai United Airlines akan memperpanjang masa penutupan seluruh penerbangan ke China hingga akhir April. Kebijakan itu dilakukan karena virus corona yang masih mewabah di negara tersebut.
“Dengan pengumuman maskapai yang berpusat di Chicago itu, seluruh pesawat pembawa penumpang warga AS yang terbang ke China sudah dibatalkan sampai akhir April,” tulis pernyataan Maskapai tersebut, Rabu (12/2/2020) malam.
Baca juga : Puluhan penumpang kapal pesiar Jepang terinfeksi virus corona
Rusia akan usir warga asing pengidap corona
Negara-negara Pasifik tegas lindungi diri dari virus corona
Perusahaan penerbangan itu mengatakan bahwa salah satu alasan pihaknya memutuskan untuk memperpanjang pembatalan tersebut adalah karena penurunan drastis jumlah calon penumpang.
United mengatakan memperpanjang masa pembatalan penerbangan ke Hong Kong yang tadinya direncanakan sampai 21 Februari, serta ke China daratan, yang sebelumnya direncanakan hingga 28 Maret. Penerbangan akan dilanjutkan mulai 24 April.
Maskapai itu biasanya mengoperasikan sekitar 12 penerbangan per hari dari Amerika Serikat ke China daratan dan Hong Kong. American Airlines Group, Inc, yang merupakan maskapai penerbangan terbesar AS.
Amerika Serikat juga membatasi penerbangan dari China atau maskapai internasional lainnya berpenumpang warga AS, yang pernah berada di China dalam 14 hari, hanya dapat masuk melalui 11 bandara utama AS untuk menjalani pemindaian lebih ketat. AS mengharuskan warga negaranya, yang baru-baru ini berkunjung ke Provinsi Hube, Chna, untuk dikarantina. (*)
Editor : Edi Faisol
