Papua No.1 News Portal | Jubi
Wamena, Jubi – Penjabat Bupati Yalimo, Ribka Haluk berharap pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang diselenggarakan 26 Januari 2022 ini, menjadi PSU yang terakhir.
“Besar harapan kami pelaksanaan PSU tahap dua ini bisa berjalan dengan baik dan menjadi yang terakhir,” kata Ribka Haluk saat memantau pelaksanaan PSU di Elelim, Senin (26/1/2022).
Ia pun menaruh harapan kiranya PSU ini bisa terlaksana sesuai dengan jadwal dan tahapan yang sudah ditetapkan. Selain itu, ia juga berharap jika memang terjadi persoalan atau hal-hal teknis yang harus diselesaikan di tingkat distrik, sebaiknya diselesaikan hingga tuntas sebelum pleno di tingkat kabupaten.
“Hal ini agar lebih meminimalisir potensi konflik yang ada. Jika memang ada pihak yang merasa tidak puas, sebagai warga negara punya hak untuk melakukan/menyampaikan aspirasi jika di saat pelaksanaan ada yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Hesman Napitupulu menyebut hingga pelaksanaan PSU, situasi kondisi wilayah hukum Yalimo cukup terkendali. Pada pelaksanaan PSU ini, diperbantukan BKO dari Polda untuk melaksanakan pengawalan logistik maupun pengamanan di setiap TPS.
“Selain bantuan pengamanan dari Polda Papua, Polres Yalimo juga mendapat bantuan keamanan langsung dari Kapolri sebanyak 10 SSK Brimob Nusantara. Saat ini delapan SSK sudah tersebar di seluruh Yalimo, baik di Kota Elelim dan empat distrik lainnya. Dua SSK ada di Wamena khusus untuk melakukan patroli dari Wamena hingga Elelim, sehingga pelaksanaan PSU ini berjalan dengan aman.”
Sementara itu, Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Arif Budi Situmeang mengaku PSU kedua di Yalimo ini, mulai dari perencanaan dan persiapan sudah berjalan baik.
“Kodim 1702/Jayawijaya memberikan bantuan pengamanan kepada kepolisian sebanyak 800 orang, di mana penempatan personel dilakukan di setiap distrik dan juga kesiagaan pasukan yang disiapkan di Wamena,” katanya. (*)
Editor: Kristianto Galuwo
