Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,
Kendari, Jubi – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merancang jaringan penyeberangan kapal feri antar-kecamatan untuk meningkatkan pelayanan sektor perhubungan. Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Sultra Hado Hasina di Kendari, Senin (28/11/2016), mengatakan Sultra adalah daerah yang sebagian besar berada di wilayah pesisir sehingga transportasi laut menjadi pilihan utama warga.
“Kita ketahui bersama bahwa kapal ukuran besar maupun kapal rakyat menjadi tulang punggung alat transportasi warga Sultra, baik mengangkut orang maupun barang antar-kabupaten maupun antarkecamatan,” kata Hado.
Oleh karena itu, beberapa kecamatan strategis dirancang untuk dilayari kapal feri yang dapat mengangkut kendaraan roda empat atau roda enam. “Pada waktu tertentu kapal rakyat yang berkonstruksi kayu tidak bisa berlayar mengangkut bahan makanan pokok maupun penumpang karena cuaca buruk,” katanya.
Beberapa kecamatan yang dirancang dilayari kapal feri adalah Pelabuhan Bambaea (Kabupaten Kolaka) – Sikeli (Pulau Kabaena/kabupaten Bombona), Ngapaea – Ereke (Kabupaten Buton Utara).
Juga Wanci – Kaledupa, Kaledupa – Tomia, dan Tomia _ Binongko dalam wilayah Kabupaten Wakatobi.
“Dibutuhkan pelayanan kapal feri yang melayani antar-kecamatan karena daerah-daerah tersebut produktif, baik sektor pertanian, kelautan, perdagangan maupun jasa lainnya,” kata Hado. (*)
