Pemprov Papua diminta segera salurkan bantuan mahasiswa di luar daerah

Ilustrasi Wakil Ketua Kelompok Kerja Perempuan Majelis Rakyat Papua, Siska Abugau saat menyerahkan bantuan bagi asrama mahasiswa dan panti asuhan yang terdampak masa darurat Covid-19. – Dok. Pribadi
Ilustrasi Wakil Ketua Kelompok Kerja Perempuan Majelis Rakyat Papua, Siska Abugau saat menyerahkan bantuan bagi asrama mahasiswa dan panti asuhan yang terdampak masa darurat Covid-19. – Dok. Pribadi

“Sejauh ini belum ada bantuan dari pemerintah, terutama bantuan mahasiswa maupun kebutuhan paket data untuk kuliah online,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Read More

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua diminta segera salurkan bantuan mahasiswa di luar daerah.  Hal itu disampaikan karena hingga saat ini pemerintah provinsi Papua belum menyalurkan bantuan kepada mahasiswa di luar Papua yang terisolasi akibat pandemik virus Corona atau Covid-19.

“Sejauh ini belum ada bantuan dari pemerintah, terutama bantuan mahasiswa maupun kebutuhan paket data untuk kuliah online,” kata Yulius Kui, ketua asrama kontrakan putra Bali, Minggu, (19/4/2020).

Baca juga :  Tak punya tempat tinggal, Mahasiswa Papua di Bali rawan terpapar Corona

Mahasiswa Jayawijaya di Ternate butuh bahan makanan akibat pembatasan sosial

Gubernur Jateng bantu mahasiswa Papua di Semarang

Ia mengatakan, mahasiswa Papua di kota studi Bali tidak bisa mendatangkan makanan sendiri sehingga membutuhkan uluran tangan pemerintah untuk menyaluarkan bantuan di kota studi masing-masing di Indonesia.

Menurut dia, situasi di Bali sekarang sudah mulai membatasi kegiatan  sosial. “Jadi kami mengalami kesulitan terkait hal ini. Pengurus asrama sudah berkordinasi dengan Pemprov Papua namun belum juga ada respon,” kata Yulius menambahkan.

Sedangkan Pemrov Bali juga sampai saat ini belum menyalurkan bantuan sehingga mahasiswa Papua di sana mengalami kendala memenuhi kebutuhan.

Ketua asrama kontrakan putri di Bali, Yesi Tabuni, berharap pemerintah provinsi Papua dan Majelis Rakyat Papua (MRP) memperhatikan persoalan itu secara serius.

“Kami disini sudah untuk mendapatkan bantuan, kami harap respon secepatnya,” kata Yesi. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts