Pemkab Merauke usul tambahan 1.000 rapid test

Sekretaris Dinkes Merauke, dr. Nevil Muskita – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke mengusulkan tambahan 1.000 rapid test lagi ke posko satgas covid-19 Provinsi Papua. Pasalnya, 400 Rapid test yang dikirim beberapa hari lalu, hanya untuk kebutuhan tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Read More

“Kita telah mengusulkan tambahan 1.000 rapid test ke provinsi. Hanya saja menjadi kendala adalah proses pengiriman yang belum dilakukan,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita melalui telepon selulernya Senin (6/4/2020).

Dikatakan, rapid test sangat dibutuhkan baik, untuk tenaga medis di rumah sakit maupun keluarga pasien dalam perawatan (PDP) yang melakukan kontak selama ini.

“Beberapa hari lalu rapid test sebanyak 400, dibawa pesawat MAF setelah dicarter satgas covid-19 Provinsi Papua. Sehingga langsung diantar ke rumah sakit,” ungkapnya.

Diharapkan kalau ada penerbangan pesawat milik TNI AU ke Merauke, sekiranya permintaan 1.000 rapid test yang diminta pemerintah setempat, dapat dikirim dalam waktu dekat, karena sangat dibutuhkan.

Disinggung kondisi suami isteri di RSUD Merauke yang positif covid-19, Nevil mengatakan sudah mulai membaik, namun keduanya masih di ruangan isolasi dan terus dalam perawatan tenaga medis.

“Sore pukul 15.00 WP, saya akan gelar jumpa pers, sekaligus menyampaikan jumlah pasien dalam peratawan (PDP) di RSUD Merauke,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Daniel Pauta menyatakan, pemerintah masih terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berada di rumah. Jika tak ada keperluan mendesak, sebaiknya tidak kemana-mana.“Setiap hari pemerintah memberikan imbauan, agar masyarakat tak menganggap remeh dengan Covid-19,” ujarnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Related posts