Papua No. 1 News Portal | Jubi
Merauke, Jubi – Pemerintah Kabupaten Merauke dibawah kepemimpinan Frederikus Gebze-Sularso menargetkan dalam lima tahun sebanyak 6.000 mahasiswa/mahasiswi akan dikirim untuk melanjutkan studi di luar daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Solo, Makassar, serta sejumlah kota studi lain.
Hal itu disampaikan Sularso kepada wartawan, Sabtu (24/8/2019).
Dikatakan, sampai sekarang, sudah 2.600 anak Merauke dikirim melanjutkan studi ke perguruan tinggi (PT) di sejumah daerah. Bahkan, lanjut wabup, ada beberapa dikirim ke luar negeri seperti China, Belanda, dan Jerman melanjutkan studi di sana.
“Target kami dalam lima tahun memimpin, harus 6000 anak Merauke dikirim keluar daerah melanjutkan studi di sejumlah perguruan tinggi (PT),” katanya.
Langkah yang dilakukan ini, menurutnya, tidak lain menunjukkan pemerintah terus melakukan koordinasi serta komunikasi. Jika masih ada kekurangan berkaitan dengan kualitas maupun pendampingan terhadap mahasiswa, haruslah dibenahi secara bersama-sama.
“Utamanya adalah menyangkut kemampuan anak-anak kita yang sedang melanjutkan studi di sejumlah PT,” katanya.
Wabup berharap perlunya tanggung jawab bersama terhadap anak-anak di kota studi masing-masing.
“Tentunya menjadi harapan kita agar kedepan, sumber daya manusia (SDM) dari anak-anak, akan jauh lebih baik dan nantinya kembali membangun Merauke,” ujarnya.
Diharapkan juga peran orangtua ikut mengontrol anaknya yang sedang melanjutkan studi di beberapa tempat. Artinya bahwa motivasi dan atau dorongan harus terus diberikan.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Beny Latumahina, beberapa waktu lalu, mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada pemerintah setempat karena terus mengirim anak-anak studi keluar daerah.
“Tentunya menjadi tugas serta tanggung jawab kita bersama untuk ikut mengawasi sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak agar bisa kuliah dengan baik dan berhasil,” ungkapnya. (*)
Editor: Dewi Wulandari
