Pembelajaran tatap muka di Kota Jayapura tunggu keputusan Wali Kota

Kegiatan Belajar Mengajar di Papua
Foto ilustrasi, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secata tatap muka - Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Rencana pembukaan kembali sekolah untuk pembelajaran tatap muka di Kota Jayapura menunggu keputusan Wali Kota Jayapura. Hal itu dinyatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Protasius Lobya di Jayapura, Selasa (29/6/2021).

Lobya, mengatakan pada dasarnya setiap sekolah maupun pengajar sudah siap untuk membuka kembali sekolah dan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Para pengajar juga siap melanjutkan pembelajaran secara daring (online). “Jadi mau belajar online maupun tatap muka semua sudah siap,” kata Lobya.

Read More

Ia meminta semua pihak tidak alergi dengan pendidikan yang berbasis online. Dalam situasi pandemi COVID-19, hal utama yang harus diperhatikan adalah kondisi fisik dan imunitas pada anak serta guru. Namun ia menyatakan para guru siap menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara bertatap muka.

Baca juga: Sekolah daring di Kabupaten Jayapura tidak efektif

“Jadi pada dasarnya semua siap melakukan Kegiatan Belajar Mengajar tatap muka. Yang perlu diingat adalah semua kewenangan ada di Bapak Wali Kota. Siapapun yang tinggal di Kota Jayapura wajib ikut keputusan yang ada. Kalau nanti Pak Wali Kota perintahkan buka [sekolah], ya [kami akan] buka [sekolah]. Kalau disuruh tutup, ya tutup,” ujarnya.

Constantinus Oei (55), guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kota Jayapura mengatakan KBM tatap muka harus segera dilakukan. Ia menyatakan pembelajaran secara daring memiliki keterbatasan, karena guru tidak bisa mengoreksi kesalahan murid ketika belajar.

“Memang penyebaran COVID-19 masih terjadi di Papua. Akan tetapi, sekolah punya strategi bagaimana tatap muka bisa berjalan, minimal 1 jam saja,” kata Oei. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Related posts