Pembahasan banjir di Senayan gagal karena gubernur absen

Papua, Wakil rakyat senat
Kursi senat – Jubi/pixabay.com
Kursi senat – Jubi/pixabay.com

“Tolong sampaikan kepada gubernur masing-masing, rapat kita tunda dan akan dijadwalkan kembali untuk menunggu para gubernur datang,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Read More

Jakarta, Jubi – Rapat kerja dan dengar pendapat Komisi V DPR RI yang membahas tentang banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akhirnya ditunda karena ketidakhadiran tiga gubernur wilayah tersebut.

“Tolong sampaikan kepada gubernur masing-masing, rapat kita tunda dan akan dijadwalkan kembali untuk menunggu para gubernur datang,” kata Ketua Komisi V DPR, Lasarus, saat memimpin rapat,  Rabu, (26/2/2020).

Baca juga : Banjir Jakarta merendam infrastruktur transportasi

Banjir sempat genangi kawasan istana kepresidenan

Banjir sempat genangi kawasan istana kepresidenan

Keputusan menunda rapat tersebut diambil setelah sejumlah anggota Komisi V menyampaikan pendapat. Beberapa anggota Komisi V memang mengusulkan agar rapat ditunda.

Rapat akhirnya hanya mendengarkan paparan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono terkait dengan pembangunan infrastruktur terhadap sejumlah sungai yang menyebabkan banjir di Jabodetabek.

“Kalau dengan Pak Menteri PU PR kami sudah biasa rapat karena memang mitra kita. Untuk mengundang gubernur, Komisi V harus menyurati pimpinan DPR dan mendapat persetujuan dari Komisi II. Ini sudah bisa mengundang kok malah gubernur tidak ada yang datang,” kata Lasarus menjelaskan.

Tercatat rRapat membahas penanganan banjir di Jabodetabek itu mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten Wahidin. Namun, mereka hanya mengirimkan perwakilan yang Komisi V tidak bisa mengambil keputusan. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts