Pejabat Sekretariat MRPB Dipanggil ke Kejati Papua Barat, Ada Apa?

Papua
Kantor Kejati Papua Barat di Manokwari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)

Papua No.1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Sejumlah pejabat pada sekretariat Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Jumat (4/12/2020) terlihat mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat di Manokwari.

Kedatangan para pejabat sekretariat MRPB ke kantor Kejati Papua Barat, bukan kunjungan kerja, melainkan memenuhi panggilan seksi Pidana khusus (Pidsus) Kejati Papua Barat.

Read More

Kepala seksi penerangan hukum (kasi penkum) Kejati Papua Barat, Billy, saat dikonfirmasi awak media, membenarkan bahwa kedatangan para pejabat sekretariat lembaga MRPB di kantor Kejati untuk memenuhi panggilan ke 2 (dua) yang telah dilayangkan oleh seksi Pidsus Kejati Papua Barat.

“Benar, ada sekitar 7 (tujuh) orang yang dipanggil hari ini, tapi baru sebatas klarifikasi (dimintai keterangan) oleh tim penyidik Pidsus,” kata Billy sembari enggan menyebut inisial masing-masing pejabat dimaksud, Jumat (4/11/2020).

Meski membenarkan panggilan klarifikasi tersebut, Billy juga enggan merincikan dugaan kasus yang melatarbelakangi pemanggilan para pejabat sekretariat MRPB tersebut.

“Terkait materi pemanggilan, saat ini kami belum bisa beberkan ke publik, karena masih dalam proses awal,” ujar Billy.

Sebelumnya dalam wawancara terpisah, ketua tim Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) MRPB Papua Barat, Yulianus Thebu, menyebutkan bahwa di tahun 2020, MRPB hanya mengelola anggaran sebesar Rp49 miliar.

“Tahun 2020, kami di MRPB hanya kelola anggaran Rp49 miliar. Oleh sebab itu, tahun anggaran 2021 kita usul dinaikkan menjadi Rp96 miliar,” ujar Thebu usai menggelar rapat pleno rencana kerja dan anggaran MRPB tahun 2021, pada 2 November lalu. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Related posts