Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Pecatur andalan tuan rumah Grand Master Cerdas Barus tampil gemilang di nomor catur cepat kategori Tuna Wicara Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas XVI Papua 2021 yang berlangsung di Hotel Sahid Entrop, Kota Jayapura.
Permainan apik dari pecatur Cerdas Barus sudah terlihat saat melakoni pertandingan pada Minggu (7/11/21). Barus mampu menyelesaikan babak 4 memimpin dengan 3,5 MP.
Raihan poin itu dicapai Cerdas Barus setelah dibabak pertama unggul atas Zainul Fuadi, kemudian dibabak dua mengalahkan Randha Afriandy Hadrin (Kaltim), babak tiga bermain remis dengan pecatur Papua lainnya Zulkhairi dan babak empat menang atas Catur Suhartono (Jateng).
Membayangi Cerdas Barus pada catur cepat sisitim swiss 6 babak itu ditempati Zulkhairi dengan 3 MP memiliki nilai sama dengan pecatur Jawa Timur Muhlis posisi ketiga.
Sedangkan untuk kategori catur cepat tuna wicara pecatur Sumatera Utara Catrina Dewi Haloho sementara memimpin dengan full point 4 MP. Posisi Catrina dibayangi Rizki Auliana (Aceh) meraih 3 MP kemudian dua pecatur Bangka Belitung Depita Sari dan Mira Permata Sari sama-sama menorehkan 2 MP di urutan 3 hingga 4.
“Pertandingan catur Peparnas XVI yang telah berlangsung dua hari Sabtu dan Minggu, secara umum berjalan mulus dan diharapkan tidak mengalami kendala hingga menyelesaikan seluruh nomor,” kata Delegasi Teknis Cabang Olahraga Catur, Teddy Wijaya, Senin (8/11/21).
Untuk Cabor catur Peparnas, ujar ia, diikuti 171 atlet dari 27 Provinsi, memainkan 38 nomor untuk katagori Tuna Netra B1, Tuna Netra B2 dan B3, tuna daksa, serta tuna wicara dengan memperebutkan 210 medali. “Peserta di Peparnas kali ini sangat luar biasa,” ujarnya.
Ketua Dewan Hakim Catur Peparnas, Bunawan Bong menilai menilai pertandingan cabang olahraga catur Peparnas patut dicontoh oleh PB. Percasi saat pelaksanaan PON ke depan karena diterapkan dua klasifikasi yakni elit dan nasional.
“Ini penting untuk penjaringan atlet penjaringan atlet dalam menghadapi iven seperti ASEAN Paragames dan Asian Paragames dan sistem ini sangat bagus karena memilik tujuan jelas,” kata Bong. (*)
Editor: Syam Terrajana
