Paus Fransiskus sebut mafia meraih keuntungan saat Pandemi Covid-19

Paus emeritus Benediktus XVI - Jubi/katolisitas.org

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta , Jubi –  Paus Fransiskus menyatakan para mafia justru meraih keuntungan saat Pandemi Covid-19. hal itu menjadi alasan Paus mengajak warga di seluruh dunia memerangi kejahatan terorganisir yang memanfaatkan pandemi Covid-19 untuk kepentingan pribadi.

Read More

“Mafia hadir di seluruh penjuru dunia dan memanfaatkan pandemi via korupsi untuk memperkaya diri mereka,” ujar Paus Fransiskus dalam acara mengenang para korban kejahatan teorganisir, Minggu, (21/3/2021).

Baca juga :Pertama kalinya Paus Fransiskus akan temui ulama Syiah Irak

Dekrit Paus Fransiskus perbanyak peran perempuan di Gereja Katolik

Pesan Paus Fransiskus pada Natal 2020, bakal mengunjungi Lebanon dan Sudan Selatan

Menurut Paus, mafia belum berhenti memanfaatkan pandemi Covid-19, hal itu dikhawatirkan akan memanfaatkan kampanye vaksinasi juga. Tercatat mafia di Italia memanfaatkan pandemi Covid-19 bukan hal asing. Sejak pandemi COVID-19 meledak, mafia menyasar bisnis dan keluarga yang kesulitan ekonomi dengan menawarkan pinjaman cepat berbunga besar.

Dengan ekonomi terpukul akibat pembatasan sosial atau bahkan lockdown, memakai “bantuan” mafia menjadi tak terhindarkan.

Untuk mempermudah “bisnisnya” tak jarang mafia Italia juga memanfaatkan simbol-simbol religius. Tujuannya, agar warga memandang mereka seperti juru selamat.

Tercatat pada tahun 2014, kota di selatan Italia bernama Oppido Mamertina menjadi sorotan ketika seorang penduduk lokal membawa patung Bunda Maria untuk menggiring jemaat ke rumah bos mafia. Dan, begitu di depan rumah sang bos, patung tersebut sedikit ditundukkan agar seolah-olah terlihat memberikan rasa hormat.

Desember lalu, Interpol telah mengeluarkan peringatan global bahwa organisasi kriminal mulai mengincar kampanye vaksinasi Covid-19. Salah satunya terjadi pada Maret kemarin di mana Kepolisian Afrika Selatan mengamankan ratusan vaksin Covid-19 palsu.

“Kejahatan terorganisir adalah dosa yang terstruktur. Mafia bertentangan dengan ajaran agam dan menyalahpahami pemujaan sebagai keyakinan,” ujar Paus Fransiskus menegaskan. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Related posts