Papua No. 1 News Portal | Jubi
Manokwari, Jubi – Parlemen jalanan unit Distrik Masni Kabupaten Manokwari, punya cara untuk mempererat ikatan persaudaraan antar warga. Salah satunya dengan menggelar lomba tari yosim pancar (yospan) di Kampung Sumber Boga Distrik Masni.
Panglima Parjal Papua Barat, Ronald Mambieuw, mengatakan lomba tari Yospan adalah bagian dari upaya Parjal mempertahankan nilai-nilai budaya Papua dengan kearifan lokal yang ada, serta menciptakan harmoni budaya dengan warga Nusantara di wilayah Distrik Masni.
“Di Masni rata-rata warga nusantara mereka adalah transmigran program pemerintah, mereka adalah saudara kita, jadi harus tahu tentang budaya dan tari khas Papua melalui lomba yang ada sehingga mereka juga berpartisipasi. Disitulan letak harmoni budaya dalam kebersamaan,” ujar Ronald kepada Jubi, Rabu (13/11/2019)
Lomba yang digelar selasa malam kemarin, diikuti 20 grup tari. Bukan saja dari warga asli Papua tapi juga melibatkan warga nusantara di wilayah Distrik Masni. Dewan juri dalam lomba tersebut, adalah para seniman di Papua Barat seperti Piter Mambor, Leo Sabarofek dan Yohanis Wanma.
“Setiap peserta dalam grup tari tidak saja anak-anak Papua tapi ada juga pemuda-pemudi warga nusantara. Mereka dinilai oleh juri profesional,” katanya.
Sementara, Piter Mambor ketua dewan Juri lomba Yospan, mengatakan kriteria penilaian Yospan yang dipakai dewan Juri adalah kriteria baku yang telah ditetapkan oleh dewan kesenian Papua di Jayapura pada tahun 1998.
“Urutan gerak yang dinilai adalah seka, pacul, gale-gale, jef dan pancar adalah gerak tari yang dinilai dalam Yospan disesuaikan koreografi dalam lagu pilihan setiap grup. Jadi kita nilai urutan gerak harus teratur,” kata Mambor kepada Jubi.
Secara umum, kata Mambor, 20 grup tari peserta lomba cukup baik dalam gerakann hanya saja gerak-geriknya harus dirunut sesuai kriteria Yospan.
“Semua sudah bagus, tapi perlu diperbaiki urutan gerak seperti yang saya sebutkan tadi. Saya harap, grup tari dari Masni satu saat bisa tampil di iven Yospan tingkat Provinsi,” ujar Mambor.
Grup tari PAM (Persekutuan Anak Muda) Imanuel SP 8 Distrik Prafi, berhasil menjadi juara pertama dalam lomba ini, disusul Juara II dan III oleh grup tari Reimin Kampung Nimbay dan grup tari SMP satu atap Distrik Masni. (*).
Editor : Edho Sinaga
