Unipa tutup kampus 14 hari untuk cegah korona

Papua
Kantor Rektorat Unipa Manokwari. Aktivitas kampus dan akademik ditutup selama 14 hari kedepan. (Jubi/Hans Arnold Kapisa) 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi Universitas Papua (Unipa) Manokwari,  menutup seluruh kegiatan perkuliahan dan urusan akademiknya selama dua pekan (14 hari) sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona.

Wakil Rektor I Unipa Manokwari, Sepus Fatem, mengatakan Unipa saat ini telah menjadi salah satu kluster penyebaran covid 19.

Read More

Sebagai upaya bersama dalam rangka pencegahan penyebaran, kata Fatem,  maka rapat Senat Unipa pada hari Selasa, 31 Agustus 2020 telah memutuskan untuk penutupan seluruh kegiatan kampus /akademik Unipa selama 14 hari.

“Unipa mulai dilockdown terhitung 1 September 2020 (hari ini). Surat edaran dan hal-hal teknis lainya secara resmi dari pimpinan Universitas akan disampaikan secara resmi kemudian,” ujar Fatem kepada Jubi via ponselnya, Selasa (1/9/2020).

Sementara, juru bicara gugus tugas Covid-19 Papua Barat, dr.Arnold Tiniap, mengatakan bahwa gugus tugas Covid-19 telah menerima laporan tentang adanya penyebaran kasus baru di lingkungan kampus Unipa.

“Untuk kebijakan lockdown aktivitas kampus, itu kewenangan internal Unipa, hal itu juga sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Tiniap melalui ponselnya.

Berdasarkan data laporan gugus tugas Covid-19 Papua Barat hingga 31 Agustus 2020 (kemarin), jumlah kasus positif korona di Papua Barat mencapai 807 kasus, dengan tambahan 55 kasus baru yang tersebar di Kota Sorong 32 kasus, Teluk Bintuni 12 kasus, Manokwari 10 kasus, dan Teluk Wondama 1 kasus. (*)

Editor: Edho Sinaga

Related posts