Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Unjuk rasa karyawan dan pekerja PT Freeport Indonesia atau PTFI di Mile 72, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua berakhir pada Jumat (28/8/2020), setelah manajemen mengabulkan tuntutan para pengunjuk rasa. Para pengunjuk rasa telah membongkar blokade jalan penghubung Tembagapura dan areal tambang PTFI yang telah dipasang sejak Selasa, sehingga jalan itu berfungsi kembali.
Salah satu pengunjuk rasa yang dihubungi Jubi, TM menyatakan manajemen PTFI dan Pemerintah Kabupaten Mimika telah mengabulkan tuntutan mereka. “Apa yang kami minta sudah dikabulkan sehingga palang sudah dibuka tadi siang, tutur TM saat dihubungi pada Jumat malam.
Menurut TM, manajemen PTFI akan menyediakan bus bagi karyawan yang libur mulai Jumat pukul 15.00 WP. Manajemen PTFI juga akan membayar uang penghargaan bagi para karyawan dan pekerja yang tetap bekerja pada masa pandemi Covid-19. “Manajemen akan membayar uang penghargaan pada 31 Agustus 2020,” kata TM melalui layanan pesan Whatsapp.
Sebelumnya, pada Kamis (27/8/2020) manajemen PTFI sempat mendatangkan Frans Pigome dari Freeport McMoran, perusahaan induk PTFI di Phoenix, Amerika Serikat. Frans Pigome pernah menjadi Ketua Tongoi Papua, serikat pekerja yang memobilisasi mogok kerja karyawan dan pekerja PTFI pada 2007.
Baca juga: Demo karyawan berlanjut, operasi tambang Freeport dijalankan secara terbatas
“Kemarin beliau mengunjungi kami. Tetapi kami menolak, karena jawaban yang disampaikan Frans Pigome tidak berbeda jauh dengan apa yang disampaikan oleh pihak manajemen kemarin,” kata TM.
Unjuk rasa dan blokade jalan itu berakhir setelah manajemen memenuhi tuntutan karyawan terkait fasilitas bus bagi karyawan yang tengah libur untuk dapat turun ke Timika, serta menjanjikan uang penghargaan bagi karyawan dan pekerja yang bekerja pada masa pandemi Covid-19.
“Bis konvoi pertama telah dibuka normal untuk karyawan PTFI, untuk turun ke Timika dan naik ke Tembagapura. Kami hanya menuggu hari Senin nanti. Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mambantu kami dalam mencari keadilan, agar hak karyawan bssa terpenuhi,” katanya.
Vice President Coorporate Communications PTFI, Riza Pratama saat dikonfirmasi melalui layanan pesan Whatsapp pada Jumat membenarkan bahwa blokade jalan penghubung Tembagapura dan areal tambang PTFI telah dibuka. “Sudah tiak lagi,” tulis Riza saat menjawab konfirmasi dari jurnalis Jubi.(*)
Editor: Aryo Wisanggeni G
