Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Ketua Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, menegaskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang tinggal tiga pekan ke depan, setiap bidang di Sub PB PON harus memastikan kuota sumber daya yang akan direkrut.
Menurut Mathius Awoitauw yang juga Bupati Jayapura ini bahwa kesiapan yang dilakukan, baik penyambutan tamu yang akan datang, kebersihan, keamanan, jasa transportasi, akomodasi, konsumsi, dan arena pada saat ini sudah harus dipastikan.
“Sudah tidak ada waktu untuk bersantai lagi. Setiap bidang harus bertanggung jawab dan mengetahui dengan pasti setiap relawan, maupun sumber daya yang dipergunakan, ” ujar Mathius Awoitauw di Sentani, Jumat (13/8/2021).
Dikatakan, untuk memastikan segala persiapan yang dilakukan oleh Sub PB PON maka sebelum pelaksanaan PON XX Papua berlangsung harus dilakukan tes iven. Dari tes iven tersebut dapat diketahui sejauhmana kesiapan semuanya dan masih ada cukup waktu untuk memperbaiki serta melengkapi yang masih kurang.
Tidak sedikit, kata Awoitauw, sumber daya yang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan PON XX Papua.
“Ribuan orang dari daerah ini harus bersepakat untuk terlibat dan sukseskan penyelenggaraan pesta olahraga nasional ini. Ada empat bidang di Sub PB PON. Dari empat bidang tersebut dibagi lagi ke dalam sub bidang. Tentunya membutuhkan potensi sumber daya yang banyak. Oleh sebab itu, 16 September pelayanan kepada rombongan yang tiba di sini sudah harus dilakukan, karena pada 20 September sudah ada pertandingan yang dilaksanakan lebih awal,” kata Awoitauw.
“Setiap bidang pastikan sumber dayanya lalu dibagi dalam shift untuk bertugas. Pagi, siang, dan malam, dan harus ada yang siap 24 jam,” imbuhnya.
Bupati dua periode ini juga mengingatkan warganya untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Termasuk bagi yang belum mendapatkan vaksin agar segera melakukan vaksinasi pada tempat dan sentra pelayanan yang tersedia. Sebab, semua peserta yang terlibat dalam PON XX Papua sudah melalui tahapan vaksinasi.
“Selain kita sibuk pada pelayanan pekan olahraga, setiap orang yang terlibat harus memastikan kesehatannya juga. Jika dalam kondisi tidak fit atau bermasalah dengan kesehatan, maka harus istrahat dan memeriksakan diri segera ke dokter,” katanya.
Baca juga: PUPR Papua pastikan infrastruktur pendukung PON rampung awal September 2021
Sementara itu, Koordinator Bidang SDM PB PON XX Papua, Albertho G Wanimbo, mengatakan perekrutan sumber daya manusia untuk PB PON XX ada 8.000 orang yang akan disebar pada Sub PB PON Kota dan Kabupaten Jayapura. Hal ini untuk memastikan jalannya proses pembukaan dan penutupan PON XX bisa berjalan dengan baik.
“Bidang SDM akan memastikan setiap sumber daya yang direkrut akan bekerja sesuai tugas dan fungsinya. Sebelum melaksanakan tugas pada waktu pelaksanaan PON, ada pelatihan yang akan diikuti. Dalam waktu dekat hal ini akan dipersiapkan,” kata Wanimbo.
“Sumber daya yang direkrut akan difungsikan berdasarkan shift kerja. Pagi hingga siang, siang hingga sore, dan malam serta ada yang memang disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi hal-hal di luar dari kerja yang dilakukan,” pungkasnya. (*)
Editor: Dewi Wulandari
