Rektor USU dan Wakilnya positif corona

Papua
Ilustrasi perkembangan penyebaran virus korona - Pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Medan, Jubi –  Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Runtung Sitepu dinyatakan positif terinfeksi virus corona berdasarkan hasil pemeriksaan swab. Tak hanya Runtung, Wakilnya Rosmayati serta salah seorang anggota Majelis Wali Amanat USU Darma Bakti juga dinyatakan positif Covid-19.

“Berdasarkan hasil swab benar positif. Alhamdulillah kondisi pimpinan baik-baik saja dan masih sehat,” kata Kepala Humas USU Elvi Sumanti, Minggu (12/7/2020).

Read More

Baca juga : Dokter positif Covid-19 di rumah sakit ini mencapai 25 orang

Gedung Kemendikbud ditutup setelah belasan pegawai suspect corona

OAP positif corona mencapai 270, ini rinciannya

Elvi menyebutkan saat ini ketiganya menjalani isolasi mandiri. Ia membenarkan ketiganya memang tidak mengalami gejala umum corona. “Sekarang sedang isolasi mandiri dan termasuk OTG. Kita doakan hasilnya akan negatif selesai isolasi nanti,” kata Elvi menambahkan.

Elvi mengharapkan pihak-pihak yang pernah melakukan kontak dengan Rektor USU dalam 14 hari terakhir agar melakukan Swab di RS USU. Hal itu penting dilakukan untuk memutus mata rantai penularan.

“Kami imbau untuk segera melakukan tes swab di RS USU jika pernah melakukan kontak dengan para pimpinan,” kata Elvi menegaskan.

Tercatat kasus positif virus corona atau Covid-19 secara nasional pada minggu (12/7/2020) mencapai 75.699 kasus. Di antara kasus kumulatif itu, sebanyak 35.638 orang dinyatakan sembuh dan 3.606 orang lainnya meninggal dunia.

“Dari jumlah ini kita dapet penambah kasus konfirmasi positif sebanyak 1.681 orang,”  juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Jakarta, Minggu (12/7).

Jawa Timur tertinggi untuk tambahan kasus baru dengan 518 kasus baru. DKI Jakarta berada di posisi dua dengan 404 kasus baru. Jumlah yang sembuh bertambah 919 orang sehingga akumulasi yang sembuh berjumlah 35.638 orang. Sementara jumlah pasien yang meninggal berjumlah 71 orang sehingga total pasien yang meninggal 3.606 orang. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Related posts