Puluhan nakes positif Covid-19, poliklinik RSUD Merauke akan ditutup sementara

Direktur RSUD Merauke, Papua
Direktur RSUD Merauke, dr. Yeni Mahuze (kanan), sedang berkomuikasi dengan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Mulai Minggu (18/7/2021) hingga sepekan ke depan, layanan poliklinik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke akan ditutup sementara. Kebijakan ini diambil menyusul puluhan tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit rujukan di wilayah selatan Papua tersebut positif Covid-19.

Saat dihubungi Jubi melalui telpon selulernya, Jumat (16/7/2021), Direktur RSUD Merauke, dr. Yeni Mahuze, mengakui pihaknya mengeluarkan surat edaran terkait penutupan sementara layanan poloklinik di rumah sakit tersebut.

Read More

“Kenapa saya keluarkan surat itu, karena ada 89 tenaga kesehatan di rumah sakit positif Covid-19, setelah menjalankan tugas pelayanan selama ini,” ujar dia.

Nakes yang positif Covid-19, lanjut Yeni, sebagian sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Namun ada juga yang melakukan karatina, baik di Hotel Akat maupun di rumah masing-masing.

Dengan surat edaran dimaksud, Yeni minta masyarakat di kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugin ini agar dapat memahami keputusan tersebut. Karena jumlah tenaga medis yang bisa melayani berkurang, sementara hampir setiap hari pasien Covid-19 yang dirawat di RS tersebut juga terus bertambah.

Baca juga: Jadi klaster penyebaran korona, pasar Wamanggu Merauke ditutup tiga hari

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita, mengakui kalau puluhan nakes di RSUD Merauke positif Covid-19. Sehingga langkah yang diambil adalah akan ditutup beberapa pelayanan di RS tersebut.

“Mau tidak mau harus dilakukan, karena jumlah tenaga medis semakin berkurang, lantaran puluhan positif Covid-19,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts