Pencari kerja di sektor pariwisata meningkat drastis

Papua-pencari kerja di Kota Jayapura
Warga saat mengurus kartu kuning atau kartu pencari kerja di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Provinsi Papua, Djono Naa, mengatakan warga yang mengurus kartu kuning atau kartu pencari kerja meningkat drastis, menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

“Dibandingkan (tahun) 2020, pengurusan kartu kuning meningkat 15 persen pada (tahun) 2021. Yang mengurus kartu kuning dari Januari-Agustus sudah ada 600 orang,” ujar Naa di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (10/8/2021).

Read More

Dikatakan Naa, pertumbuhan pencari kerja lebih banyak di sektor pariwisata seperti hotel, supermarket, pertokoan, mall, restoran, dan wisma atau penginapan hingga sektor perbankan.

“Setiap bulan yang mengurus kartu kuning antara 35-50 orang. (Pelaksanaan) PON (di Papua) memberikan kesempatan kerja kepada warga untuk memperbaiki perekonomian,” ujar Naa.

Menurut Naa, pariwisata merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata untuk memaksimalkan sumber daya, salah satunya menyediakan lapangan kerja untuk kesejahteraan masyarakat.

“Ada peluang pertumbuhan ekonomi dalam pelaksanaan PON di Papua khususnya di Kota Jayapura, maka harus dimanfaatkan dengan baik dan menyukseskan PON untuk kebaikan bersama,” ujar Naa.

Naa berharap penyedia lapangan kerja melakukan pembinaan dan pelatihan dengan baik kepada pekerjanya agar dapat mekasimalkan tugasnya sehingga hasil terbaik yang diharapkan dapat terwujud.

“Pekerja dan pengusaha menjalin komunikasi dengan baik demi kemajuan perusahaan atau tempat pekerja itu bekerja sehingga hak dan kewajiban pekerja dapat terpenuhi begitu juga dengan pengusaha,” ujar Naa.

Baca juga: Belum ada PHK selama PPKM level 4 diberlakukan

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias B. Mano, mengaku bersyukur meski di tengah pandemi Covid-19 lapangan pekerjaan masih terbuka lebar, terutama di sektor pariwisata.

“Ini menunjukkan sektor pariwisata sangat potensial untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat. Apalagi, adanya PON ini,” ujar Mano.

Dikatakan Mano, setelah pelaksanaan PON XX Papua berlangsung pekerja tetap aktif untuk melaksanakan aktivitasnya di tempat kerjanya masing-masing sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kalau bisa menjadi penyedia lapangan kerja, jangan hanya jadi pekerja terus tapi terus berinovasi memanfaatkan peluang usaha yang bisa dikerjakan sehingga mendatangkan manfaat sebesar-sebasarnya bagi warga terutama yang sedang mencari kerja,” ujar Mano. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts