Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yalimo melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Yalimo, Isak Yando, menyatakan tidak benar jika Pemkab Yalimo tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawab terkait penanganan pandemi Covid-19 di wilayah itu.
“Hari ini kami buktikan dengan memberangkatkan Tim Terpadu Kabupaten Yalimo ke Distrik Benawa untuk upaya penanggulangan Covid-19. Kami memeriksa kendaraan yang membawa minuman keras dari Jayapura ke Kabupaten Yalimo dan wilayah Lapago,” kata Isak Yando, seperti yang tertuang dalam rilis pers yang diterima Jubi di Jayapura, Rabu (16/9/2020).
Lebih jauh Sekda Yalimo mengatakan untuk kenyamanan bersama, pihaknya minta pemerintah kabupaten di wilayah Lapago juga ikut turun tangan membantu mengawasi jalur transportasi ini karena jalan tersebut berstatus jalan nasional.
“Pemerintah Provinsi Papua juga harus turun tangan karena jika hanya mengandalkan Kabupaten Yalimo tentu kami punya kemampuan terbatas. Mari kita bersama-sama menjaga jalur transportasi ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo, Yunus Sambom, mengatakan jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Yalimo memang terbatas, tetapi dengan kemampuan yang dimiliki, pihaknya akan menyiapkan pos terpadu di Distrik Benawa.
Wakapolres Yalimo, Kompol Agustinus T, menyatakan siap mendukung Pemerintah Kabupaten Yalimo untuk melakukan upaya penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Yalimo maupun wilayah Lapago.
Sebelumnya diwartakan, Pemerintah Jayawijaya khawatir upaya memutus mata rantai korona di pegunungan Papua tidak berhasil jika bandara tutup namun akses darat melalui jalan Trans Papua terbuka tanpa pengawasan.
Seperti dilansir dari Antara, Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua, menyarankan Pemerintah Kabupaten Yalimo membuat pos pemeriksaan kesehatan di jalan Trans Papua untuk memeriksa semua warga yang masuk ke pegunungan Papua melalui Kabupaten Yalimo. (Adv)
Editor: Dewi Wulandari
