Pelaku IKM Kota Jayapura terima bantuan Dekranasda

papua-ikm-kota-jaapura
Pelaku IKM Kota Jayapura saat mengikuti kegiatan penyerahan bantuan hibah mesin/peralatan dan bahan baku di halaman Kantor Wali Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (25/9/2020) - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sebanyak pelaku 161 orang pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) menerima bantuan hibah mesin atau peralatan dan bahan baku oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Jayapura di halaman Kantor Wali Kota Jayapura-Papua, Jumat (25/9/2020).

Sejumlah 161 orang pelaku IKM tersebut di antaranya, pengrajin usaha noken ada 129 orang, pengrajin mahkota (aksesoris) ada 19 orang, usaha stempel ada 9 orang, dan pelaku kerajinan usaha tempurung kelapa sebanyak 4 orang.

Read More

Ketua Dekranasda Kota Jayapura, Provinsi Papua, Kristhina Mano, mengatakan pelaku IKM berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan ketahanan perekonomian sehingga diberikan bantuan untuk memberikan motivasi dalam kreativitas sehingga menghasilkan keterampilan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Upaya yang dilakukan Dekranasda Kota Jayapura adalah melakukan pembinaa dan terus mendorong pelaku IKM agar bisa berkembang baik dalam kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan,” ujar Krithina Mano.

Baca juga: UMKM berkontribusi signifikan pada PAD Kota Jayapura

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan bantuan yang sudah diberikan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya dan semakin tekun dalam mengelola usaha, sehingga bisa menjadi mandiri dan bisa bersaing di pangsa pasar untuk menenuhi kebutuhan masyarakat di bidang seni dan kebutuhan ekonomi dalam keluarga.

“Jangan lihat jumlah bantuan yang diberikan tapi lihatlah itu sebagai bentuk kepedulian pemerintah yang hadir kepada warganya untuk mensejahterakan dan meningkatkan ekonomi pelaku usaha kecil menengah,” ujar Tomi Mano.

Pada kesempatan ini, Tomi Mano berharap kepada seluruh warga di Kota Jayapura untuk menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan pakai sabun untuk mencegah penyebaran korona.

Seorang pelaku IKM di ibukota Provinsi Papua penerima bantuan hibah peralatan dan bahan baku, Sarti Pekey, mengaku senang karena keterbatasan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dan berkurangnya penjualan hasil kerajinan noken yang digelutinya membuat kesusahan mendapatkan modal.

“Terima kasih pemerintah kota dan Dekranasda yang sudah membantu kami rakyat kecil ini. Bantuan ini sangat penting bagi kami. Saya dapat bantuan benang wol dan jarum untuk membuat noken. Buat tambah-tambah modal usaha,” ujar Pekey. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts