Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Rapat Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Yalimo di Elelim, Yalimo, Papua, pada Jumat (11/9/2020) membahas langkah antisipasi dampak berfungsinya Jembatan Kali Yahuli yang menghubungkan Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Yalimo. Tim Gugus Tugas Covid-19 Yalimo memutuskan akan mengawasi pergerakan orang dan barang di jembatan itu, untuk mencegah infeksi virus korona dan peredaran minuman beralkohol.
Rapat Tim Gugus Tugas Covid-19 Yalimo pada Jumat itu dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Yalimo, Dr Isak Yando SE MSi. Rapat itu membahas rencana peresmian Jembatan Kali Yahuli pada Sabtu (12/9/2020). Jembatan itu akan menghubungkan Distrik Airu di Kabupaten Jayapura dan Distrik Benawa di Kabupaten Yalimo.
Jembatan itu akan meningkatkan akses jalan darat dari Kota Jayapura, ibu kota Provinsi Papua, menuju wilayah pegungungan tengah Papua. Selain berdampak positif karena menurunkan tingkat kemahalan barang dan jasa di kawasan pegunungan tengah Papua, bertambahnya angkutan orang, barang, dan jasa dari Kabupaten Jayapura menuju Yalimo juga bisa berdampak negatif. Dampak negatif itu antara lain meningkatnya risiko infeksi virus korona dan peredaran minuman beralkohol.
Baca juga: Pemkab Yalimo gelar rapat persiapan Pilkada dan evaluasi tim Gugus Tugas Covid 19
Rapat Tim Gugus Tugas Covid-19 Yalimo memutuskan membentuk Tim Terpadu yang melibatkan TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten Yalimo, Dinas Kesehatan Yalimo dan para relawan. Tim Terpadu itu akan bertugas di Distrik Benawa, dan memeriksa setiap orang dan angkutan barang dari Kabupaten Jayapura menuju Yalimo dan Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya.
Tim Terpadu hanya akan mengizinkan angkutan orang dan barang dari Jayapura melintasi Jembatan Kali Yahuli pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu. Tim itu juga akan merazia setiap minuman beralkohol yang diangkut melintasi Jembatan Kali Yahuli.
Masyarakat atau warga yang ingin berangkat dari Jayapura menuju Yalimo atau Wamena juga diwajibkan membawa hasil pemeriksaan tes cepat atau rapid test Covid-19. Pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan pergerakan orang dengan melintasi Jembatan Kali Yahuli tidak menyebabkan terjadinya infeksi virus korona.(*)
Editor: Admin Jubi
