Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Harga komoditas telur ayam ras di Kota Jayapura mulai turan. Satu rak telur ayam saat ini dijual di kisaran harga Rp55-57 ribu untuk telur ukuran sedang dan Rp60-65 ribu telur ukuran besar.
“Baru satu hari turun. Telur yang harga sebelumnya Rp59 ribu sekarang saya jual Rp57 ribu, kalau yang besar dari Rp70 ribu sekarang saya jual Rp65 ribu,” ujar Dahlia, seorang penjual telur ayam di Pasar Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Kamis (3/9/2020).
Dikatakan Dahlia, harga telur ayam mulai turun karena stoknya mulai banyak. Sebagian besar telur ayam yang dijual di pasar tradisional Kota Jayapura didatangkan dari Surabaya, Jawa Timur.
“Selama pandemi korona ini penjualan turun. Paling satu hari saya hanya bisa laku lima ikat (isi enam rak). Tapi kalau normalnya saya bisa jual sampai 15 ikat karena langganan saya banyak,” ujar Dahlia.
Baca juga: Meski sedang mahal, penjualan pinang tetap lancar
Seorang warga, Amelia Rumbekwan, yang ditemui Jubi saat membeli telur mengharapkan agar turunnya harga telur ayam tetap terjaga sampai perayaan Natal, bulan Desember nanti.
“Harus tetap menjaga pasokan telur ayam karena kalau mahal apalagi yang ekonomi lemah tidak bisa membeli telur dalam jumlah banyak saat perayaan Hari Raya Natal,” ujar Rumbekwan.
Salah seorang distributor telur ayam, Haji Awi, mengatakan turunnya harga telur ayam karena pembelian di Surabaya juga murah.
“Stok telur ayam tersedia apabila angkutan kapal laut tetap lancar menyuplai telur ke Kota Jayapura. Tapi kalau tidak lancar, stok kurang, dan harga telur mahal. Harapan saya agar angkutan laut tetap terjaga melayani penumpang dan juga berbagai kebutuhan pangan,” ujar Awi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura-Papua mulai menerapkan new normal pada 1 September 2020. Seluruh aktivitas termasuk proses belajar belajar di sekolah, akan diberlakukan kembali menuju normal seperti sebelum pandemi Covid-19. (*)
Editor: Dewi Wulandari
