Harga jual telur ayam stabil tapi pembeli sepi

papua-pedagang-telur-pasar-hamadi
Seorang pedagang telur ayam sedang merapikan barang dagangannya - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pantauan Jubi di Pasar Hamadi, Kota Jayapura-Papua, Kamis (30/7/2020), harga telur ayam masih betah di harga Rp65 ribu dan Rp68 ribu satu rak, karena pekan lalu harga masih dijual dengan harga yang sama.

Seorang pedagang telur ayam di Pasar Hamadi, Kota Jayapura-Papua, Rizal, mengatakan penjualan telur ayam semenjak mewabahnya virus korona kurang menggairahkan atau sepi pembeli meski harganya murah.

Read More

“Sepi pembeli Mas. Tidak seperti penjualan tahun lalu. Biasanya seminggu jelang lebaran rata-rata saya laku bisa 100 rak, sekarang laku 10 rak saja sudah bersyukur,” ujar Rizal.

Rizal memilih tetap jualan karena ingin menghabiskan sisa stok minggu lalu karena. Bila pembeli ramai, stok teluk ayam bisa saja ditambahnya.

Baca juga: Harga daging sapi di Kota Jayapura Rp140 ribu per kilogram

Pedagang lainya, Rosman, mengatakan harga telur ayam tetap stabil bila dibandingkan menjelang H-1 lebarang tahun lalu. Harga telur ayam satu rak ada yang Rp65 ribu dan Rp68 ribu. Masih standar harganya, kalau lagi mahal paling tinggi bisa Rp80 ribu sampai Rp90 ribu.

“Penjualan agak menurun. Satu hari kadang 20 rak. Beda dengan yang sudah punya langganan. Saya jualan baru tiga bulan. Kalau Iduladha tahun lalu bisa 100 rak,” Rosman.

Rosman menambahkan sepi pembeli karena permintaan juga sepi. Lain halnya saat ramai pembeli, harga telur ayam dipastikan melonjak drastis.

“Kalau saya maunya harga telur ayam jangan terlalu mahal karena kurang pembeli. Harga stabil saja sudah sepi pembeli. Soalnya kalau mahal dagangan banyak busuk, pembeli juga kadang keberatan berbelanja kalau harga mahal,” ujar Rosman. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts