Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Provinsi Papua, Djoni Naa, mengaku angka pengangguran di Kota Jayapura turun meski sedang dalam masa pandemi Covid-19.
“Dari 14 persen sekarang turun menjadi 11 persen,” ujar Naa, di Pantai Hamadi, usai penyerahan peralatan kepada pekerja program padat karya, Senin (9/11/2020).
Dikatakan Naa, angka pengangguran di ibukota Provinsi Papua ini hingga November 2020 sebanyak 10.500 turun menjadi 9 ribu pekerja, baik sektor formal dan informal.
“Indikatornya adalah kami melihat jumlah pencari kerja dari Januari-Oktober 2020 semakin berkurang. Hingga November ini, hanya 900 orang yang mengurus kartu pencari kerja di Kota Jayapura,” ujar Naa.
Selain itu, dikatakan Naa, terjadi penurunan angka pengangguran di Kota Jayapura disebabkan oleh penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil formasi 2018.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya itu ada ribuan. Contohnya pada 2019, warga yang mengurus kartu pencari kerja ada 1.500 hingga dan 2 ribu orang pada 2018,” ujar Naa.
Baca juga: Disnaker Kota Jayapura minta pekerja yang dirumahkan dipekerjakan kembali
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengaku bersyukur meski di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Jayapura bisa menurunkan angka pengangguran melalui program-program pemberdayaan masyarakat.
“Di era digital saat ini, warga harus siap bersaing di dunia kerja. Salah satunya dengan ilmu dan skill atau keahlian sehingga bisa terserap di dunia kerja sesuai dengan kemampuan yang dimiliki,” ujar Tomi Mano. (*)
Editor: Dewi Wulandari
